Selasa 01 Desember 2020, 04:20 WIB

Joko Tjandra Serahkan Uang lewat Sekretaris Pribadinya

Sri Utami | Politik dan Hukum
Joko Tjandra Serahkan Uang lewat Sekretaris Pribadinya

ANTARA/Sigid Kurniawan
.

 

TERPIDANA kasus hak tagih Bank Bali Joko S Tjandra diketahui memberikan sejumlah uang kepada pengusaha Tommy Sumardi melalui sekretaris pribadinya, Nurmawan Fransisca. Uang senilai US$500 ribu dan S$200 diberikan kepada Tommy Sumardi pada April-Mei 2020 diduga untuk mengurus penghapusan red notice Joko S Tjandra.

"Pak Joko ada perintah untuk memberikan dana. Saat itu saya tidak tahu untuk kepentingan apa. Baru setelah kasus terbuka saya tahu," ungkap Nurmawan dalam sidang, Senin (30/11).

Uang tersebut, menurut Nurmawan, diambil dari brankas yang disebutnya dengan stok. Saat itu pada 27 April melalui sambungan telepon, Joko S Tjandra meminta disiapkan uang senilai US$100 ribu yang kemudian diserahkan kepada Nurdin sebagai staf kantor penukaran uang.

"Sis, tolong siapkan dana. Sudah saya siapkan. Dana itu saya sampaikan ke Nurdin staf di kantor money changer," ucapnya.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Nurmawan menjelaskan kepada Majelis Hakim, uang yang dia serahkan kepada Tommy harus diambil dari brankas yang kemudian harus dilaporkan kepada Joko S Tjandra, termasuk untuk kebutuhan rumah Joko.  

"Saya bekerja seperti menerima report dari divisi lain, misal marketing dan sebagainya uuntuk disampaikan ke Pak Joktjan. Saya update market. Biasa harga oil dari Bloomberg. Saya juga handle untuk kebutuhan beliau pribadi, seperti kebutuhan rumah. Walaupun di rumah tidak ada, operasional rumah tetap berjalan. Listrik, telepon, internet," tuturnya.

Saat diperintahkan untuk memberikan uang senilai US$100 kepada Nurdin, Joko sempat menyebut nama Tommy. Uang tersebut dibungkus amplop yang diserahkan kepada Nurdin kemudian diserahkan kepada Tommy.

"Tanda terima hanya satu. Tanda terima dana sekian. Bawahnya Pak Tommy. Yang buat saya. Tapi saya tidak tahu uang dari Tommy diserahkan ke siapa. Penyerahan 27, 28, 29 April," jelasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Priibadi

Perpres RAN-PE Bukti Komitmen Pemerintah Atasi Ekstremisme

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 21 Januari 2021, 00:03 WIB
Ditegaskan Christina, persoalan ekstremisme sudah menjadi permasalahan seluruh elemen bangsa dan bukan hanya...
Antara

Lemkapi: Program Presisi Listyo Cocok dengan Kondisi Indonesia

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:40 WIB
Edi pun meminta kepada calon Kapolri agar memperkuat peranan Polsek agar dapat diandalkan menjadi ujung tombak dalam pelayanan kepada...
Antara

KPK Kembangkan Suap Bansos yang Jerat Juliari

👤Ant 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:17 WIB
"Kita cari karena di program bansos itu banyak sekali bukan hanya difabel, PKH, dan lain-lain," kata Deputi Penindakan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya