Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH peraturan perundang- undangan yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus sejalan dengan Pancasila. Salah satu tugas Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ialah memastikannya.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengemukakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara Institusionalisasi Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang diselenggarakan BPIP di Bandung, Jawa Barat, kemarin.
Yudian menjelaskan Pasal 3 Perpres Nomor 7 Tahun 2018 tentang BPIP menyebutkan BPIP bertugas sebagai evaluator dan memastikan peraturan perundang-undangan atau kebijakan tidak bertentangan Pancasila. “Ini tugas berat,” ujar Yudian.
Yudian mengemukakan jumlah sumber daya manusia yang dimiliki BPIP 200 orang dan hanya beberapa yang memiliki tupoksi dalam bidang hukum. Di sisi lain, jumlah peraturan perundang-undangan yang diterbitkan sampai ribuan per tahun.
Ia mencontohkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2014-2016, terdapat kurang lebih 438 peraturan daerah di Jawa Timur yang diterbitkan dalam satu tahun. Berdasarkan gambaran tersebut dapat dibayangkan berapa ribu perda yang dihasilkan seluruh daerah di Indonesia dalam per tahun.
Kendati begitu, tugas harus dijalankan. Yudian menyebut perlu langkah preventif sejak pra dan proses perumusan dan perancangan agar peraturan perundangundangan tidak bertentangan dengan Pancasila.
“Dalam langkah ini kegiatan institusionalisasi Pancasila dalam pembentukan peraturan per undangundangan memiliki urgensi,” tuturnya.
Plt Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi BPIP Ani Purwanti mengatakan BPIP terlibat sejak pembuatan akademik peraturan.
“Naskah akademik biasa dikerjakan teman-teman di kampus. Internalisasi nilai-nilai Pancasila sudah harus dimulai sejak pembuatan naskah akademik di kampus,” terang Ani.
Ani mengakui belum semua wilayah dapat dijangkau BPIP. Oleh karena itu, BPIP menekankan penting nya institusionalisasi dan internalisasi nilai Pancasila sejak penyusunan naskah akademik yang melibatkan perancang perda, Kanwil Hukum dan HAM, serta akademisi.
Nasib RUU HIP
Dalam kaitan Pancasila, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menilai sebaiknya Rancangan Undang- Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) tidak dimasukkan kembali ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Hal itu bertujuan tidak menimbulkan kegaduhan baru.
Mulyanto mengatakan tidak ada urgensinya meneruskan pembahasan RUU HIP karena mayoritas masyarakat yang menjadi dasar empiris-sosiologis pembentukan perundangan menolak, termasuk juga pemerintah.
“Sebelumnya ketika menyampaikan surat presiden (surpres), pemerintah tidak mengajukan DIM RUU HIP yang merupakan RUU inisiatif DPR, tetapi malah mengajukan DIM RUU BPIP sebagai inisiatif pemerintah,” kata Mulyanto dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.
Pada sisi lain, menurut Mulyanto, pemerintah tidak mengajukan secara resmi RUU BPIP untuk masuk Prolegnas Prioritas 2021.
DPR batal menetapkan Prolegnas Prioritas 2021 pada Rabu (25/11). Pasalnya ada tiga RUU yang masih diperdebatkan, salah satunya RUU HIP. (Ant/P-2)
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Muchsin mencontohkan seperti peran Mahkamah Konstitusi (MK) yang bisa mengeluarkan putusan yang final dan mengikat. BPIP dinilai pas punya peran tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved