Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Jaksa Agung Imbau Persatuan Jaksa Sukseskan Pemilu 2019

Golda Eksa
26/11/2018 19:50
Jaksa Agung Imbau Persatuan Jaksa Sukseskan Pemilu 2019
(MI/ROMMY PUJIANTO )

SELURUH anggota Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) diimbau mendukung dan memberikan perhatian untuk keberhasilan pelaksanaan pileg dan pilpres mendatang. Imbauan tersebut juga berlaku bagi para jaksa yang tergabung dalam sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) di level pusat dan daerah.

Demikian sambutan Jaksa Agung HM Prasetyo saat membuka Musyawarah Nasional Persatuan Jaksa Indonesia 2018, di Denpasar, Bali, Senin (26/11). Ia berharap jaksa selaku pengacara negara dapat berpartisipasi aktif guna menyukseskan pesta demokrasi.

"Kenali setiap persoalan dan permasalahan secara komprehensif dan benar. Kuasai semua regulasi peraturan perundangan yang relevan dengan tugas yang akan dijalankan dengan baik dan mendalam agar mampu tampil percaya diri secara profesional saat menjalankan tugas bersama-sama dengan unsur lain secara terkoordinasi, baik, dan benar," ujarnya.

Pada kesempatan itu Prasetyo juga mengingatkan jajarannya agar dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan tetap menjaga dengan baik sikap maupun perilaku. Jaksa pun ditekankan untuk menjauhkan diri dari berbagai perbuatan yang berpotensi merusak masa depan karier, nama baik pribadi, keluarga, kehormatan profesi, dan institusi.

Menurutnya, peran PJI sangat menentukan dalam upaya mencapai tujuan penegakan hukum yang baik dan benar, serta menjadi dambaan masyarakat. PJI pun wajib meningkatkan eksistensi di masa mendatang, memperbaiki kinerja agar tetap memiliki integritas, kapabilitas, dan memegang teguh komitmen.

"Karena kenyataan membuktikan sebaik apapun peraturan perundangan disusun dan dirumuskan, hal itu tidak akan berarti dan tidak sepenuhnya dapat memberikan jaminan bila manusia dan aparatur penegaknya ternyata tidak melaksanakannya dengan baik sebagaimana mestinya dengan penuh tanggung jawab, jujur, berintegritas, teruji, terpuji dan terpercaya," paparnya.

Lebih jauh, terang Jaksa Agung, Munas PJI 2018 yang mengusung tema Teguhkan Jati Diri, Jaga Martabat Profesi Untuk Negeri kali ini sangat relevan dengan profesi jaksa sebagai a man of law di tengah kompleksitas dan beragamnya tantangan yang dihadapi.

Prinsipnya, proses pelaksanaan tugas penegakan hukum yang tidak semata-mata hanya akan berkaitan dengan persoalan normatif yuridis. Tugas itu juga akan dihadapkan dengan persoalan nonyuridis di dalam berbagai aspek kehidupan lain, saling mewarnai, dan mempengaruhi.

"Tantangan besar yang dirasakan dan harus dihadapi saat ini, salah satunya adalah kemajuan teknologi informasi yang berkembang begitu pesat dan cepat, yang mampu meniadakan perbedaan waktu dan menembus batasan wilayah negara bahkan ketidaksamaan benua," terang dia.

Prasetyo mengingatkan, kemutakhiran teknologi yang disalahgunakan bakal membuat aparat penegak hukum mengalami kesulitan dan hambatan, terutama saat harus mengungkap dan menindak banyak jenis kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi.

Acara tersebut paripurna dengan suara bulat memilih Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejagung Setia Untung Arimuladi sebagai Ketua Umum PJI periode 2019-2021. Tongkat komando pun resmi berpindah dari tanganJaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rachmad. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya