Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA penghapusan pajak sepeda motor secara nasional yang dilontarkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai mustahil oleh Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Arya Sinulingga.
Sebelumnya, PKS berjanji bakal memberlakukan SIM seumur hidup dan menghapus pajak sepeda motor jika menang dalam Pemilu 2019 mendatang.
"Kalau saya katakan bahwa teman-teman PKS sadar bahwa mereka cukup berat untuk maju di 2019 ini, sehingga mereka mengeluarkan ide-ide yang justru tidak mungkin untuk dicapai. Jadi hanya menjanjikan sesuatu yang mustahil untuk menggaet elektroral," jelas Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (23/11).
Arya mengaku bingung atas wacana penghapusan pajak sepeda motor tersebut. PKS di satu sisi, kata Arya, ingin menjadi wakil gubernur di Jakarta yang berusaha untuk meningkatkan transportasi publik. Namun, di sisi lain wacana tersebut malah membuka ruang untuk semakin meningkatkan kepemilikan kendaraan pribadi.
"Akan makin banyak orang yang memiliki kendaraan pribadi. Justru akan menghilangkan dan kontradiksi dengan kebijakan pemerintah untuk memaksimalkan transportasi publik. Dimana-mana di setiap negara maju justru transportasi publiknya yang dimajukan bukan transportasi pribadinya," terang Arya.
Ia menegaskan bahwa wacana penghapusan pajak motor tidak diperlukan jika transportasi publik bisa ditingkatkan menjadi bagus.
"Kalau transportasi publik bagus, infrastruktur kita tidak perlu banyak-banyak, bos, percaya enggak? Jadi itu yang perlu disampaikan, teman-teman PKS itu, satu, enggak realistis. Kedua, kontradiksi," tandasnya.
Tahun ini, DKI Jakarta menargetkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor mencapai Rp8 triliun. Hingga 15 November 2018 masih terdapat kekurangan sekitar Rp1,2 triliun. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved