Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra menganggap wajar para buruh mengusung agenda politik saat melakukan aksi demonstrasi Hari Buruh pada Selasa (1/5) lalu. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan aksi buruh pada saat May Day di seluruh dunia juga seringkali membawa agenda politik.
"Yang bilang tidak boleh ada agenda politik dalam Mau Day itu nggak ngerti. Wajar kalau ada agenda politik. Dimana-mana saat May Day atau ada aksi buruh pasti akan ada politik juga yang dibahas," terangnya saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (2/5).
Ferry mencontohkan di Australia bahkan buruh berserikat dan mendirikan partai. Sehingga, menurutnya buruh tak dapat lepas dari agenda politik. "Jadi masih wajar ada deklarasi dukungan politik," kata Ferry.
Menurutnya, Partai Gerindra memang memiliki hubungan yang erat dengan serikat buruh. Sehingga ia memahami jika buruh pun kemudian mengundang Partai Gerindra dalam aksi demo.
"Partai Gerindra punya kedekatan emosional dengan buruh. Yg wajar jika ada dukungan. Kami (Partai Gerindra) diundang. Ya kami datang," tukasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved