Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengingatkan bahwa di era modern sekarang ini sudah banyak negara yang menjadi negara gagal akibat korupsi. Bahkan menurutnya negara kaya pun bisa rusak karena korupsi dan pengelolaan negara yang kurang baik.
"Pada era modern banyak negara negara yang gagal karena korupsi, Venezuela contohnya, Argentina yang ribut, atau negara di Afrika. Banyak negara gagal karena korupsi yang membawa lari uang negaranya," ujar Kalla dalam penutupan Hakordia, di Jakarta, Selasa (12/12).
Oleh sebab itu menurut dirinya jika Indonesia ingin menjadi bangsa yang maju dan tidak gagal tentu harus menjaga tidak rusak karena korupsi. Baik dari dimensi pemerintahan birokrasi maupun masyarakat.
Indonesia, kata Kalla, sudah melakukan berbagai upaya sejak masa lalu ketika tahun 1950-an yang di dorong oleh Muhammad Hatta. Hingga saat ini dengan KPK, tidak lain dengan tekad untuk memberantas perilaku korupsi.
"Perbaikan bisa dimulai dari perilaku dengan pendidikan sebagai bagian penting. Bisa juga dimulai di birokrasi sehingga diperlukan good governence, perlu keterbukaan, perlu pengawasan, perlu pengambilan keputusan yang berjenjang dan terbuka. Hingga akhirnya tingkat kesejahteraan yang baik di masyarakat kita," ujar Kalla.
Wapres berharap KPK dapat menjadi ujung tombak untuk mengatasi persoalan ini termasuk ia juga berharap semua aparat juga mengatasi korupsi. Ia menyebut pengawasan di Indonesia sebetulnya sudah sangat luar biasa ketika seorang pejabat negara diawasi setidaknya oleh enam lembaga.
Lembaga tersebut mulai dari inspektorat di internal, inspektorat yang berjenjang, kepolisian, kejaksaan, Ombudsman hingga KPK. Meski begitu Kalla juga melihat bahwa perilaku korupsi makin kuat, meski menurutnya hal tersebut bisa jadi karena pemberitaan media yang luar biasa.
"Saya yakin bahwa korupsi itu menurun dalam arti jumlah dan kuantiasnya. Dengan sikap yang keras tentu akan ada ketakutan tidak korupsi," terang Kalla
Karena itu ia menyatakan optimismenya akan pemberantasan korupsi. Dibutuhkan suatu kerja sama yang baik untuk mencegah potensi pemberi maupun penerima dari korupsi. "Untuk itu butuh hukum yang baik agar menghilangkan kekhawatiran dan kecurigaan antara satu dengan lainnya." (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved