Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla melihat penunjukan Azis Syamsuddin sebagai pengganti Setya Novanto sebagai Ketua DPR menuai kontroversi di internal Partai Golkar. Ia pun meminta Partai Golkar menyelesaikan satu per satu masalahnya sebelum mengambil keputusan strategis.
"Yang paling penting sebenarnya ialah yang mana dulu diselesaikan, munaslub dulu baru pergantian (ketua DPR), apa pergantian dulu baru munaslub?" kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (12/12).
Kalla sadar masalah ini merupakan problem internal partai berlambang beringin. Namun, hampir seluruh DPD Partai Golkar menginginkan munaslub digelar terlebih dulu.
Menurutnya, pergantian perwakilan dalam pimpinan DPR merupakan kesepakatan bersama internal partai, bukan hanya Setya Novanto. Kalla pun menanyakan keabsahan penunjukan yang dilakukan Novanto.
"Karena dia dalam tahanan, masa di dalam tahanan dia mengganti orang," kata dia.
Setya Novanto mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Fraksi Golkar dan pimpinan parlemen sebagai Ketua DPR. Dalam surat tersebut Novanto juga menunjuk Aziz sebagai penggantinya.
Diketahui, penunjukan tersebut dilakukan tanpa adanya rapat pleno DPP Golkar. Surat tersebut hanya ditandatangani oleh Ketua Fraksi Golkar, tanpa sekretaris fraksi. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved