Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Airlangga Didukung Mayoritas DPD

Astri Novaria
10/12/2017 09:30
Airlangga Didukung Mayoritas DPD
(MI/ARDI)

KANDIDAT Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto me-ngaku telah mendapat dukungan mayoritas DPD tingkat I se-Indonesia untuk menduduki kursi yang kini masih dipertahankan Setya Novanto di DPP Partai Golkar.

"Hingga saat ini sudah ada 34 DPD tingkat I Partai Golkar dan 60% DPD tingkat II serta 8 ormas Partai Golkar yang mendukung saya maju menjadi Ketua Umum Partai Golkar lewat musyawarah nasional luar biasa (munaslub) mendatang," kata Airlangga di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.

Di sela deklarasi dukungan kepadanya dari DPD Tingkat I DIY dan DPD Tingkat II se-DIY, Airlangga mengungkapkan sejauh ini belum ada keputusan tentang waktu munaslub karena belum ada rapat pleno DPP Partai Golkar. Meski demikian, Airlangga mengaku siap bersaing dengan calon ketua umum lainnya.

"Partai Golkar bukan milik dinasti atau keluarga sehingga siapa saja kader Golkar yang mendapatkan dukungan bisa maju menjadi Ketum Partai Golkar," tegas Menteri Perindustrian itu.

Setelah mendapat dukungan dari pengurus partai yang ada di daerah-daerah, Airlangga mengatakan akan meminta izin kepada Presiden Joko Widodo. "Ketika saya minta izin kepada Bapak Presiden, beliau setuju dan merestui saya maju sebagai Ketua Umum Partai Golkar," katanya. Jika terpilih menjadi ketum partai berlambang pohon beringin, ia juga menyatakan akan tetap mendukung pemerintahan Jokowi-JK hingga 2019 dan mendukung pencalonan Jokowi sebagai capres dalam Pilpres 2019.

Sementara itu, Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi mengatakan cara untuk menyelamatkan Partai Golkar yang sedang terpuruk akibat Ketua Umum DPP Partai Golkar ditahan KPK ialah menggelar munaslub untuk memilih Ketua Umum DPP Partai Golkar. "Agar kembali dipercaya oleh rakyat, butuh sosok yang bersih, pintar, dan jujur. Sosok seperti itu ada pada Airlangga Hartarto yang kebetulan sekarang menjabat sebagai menteri perindustrian," katanya.

"Yang penting DPP sekarang konsentrasi dengan penyelenggaraan munaslub, tidak perlu memikir pergantian Ketua DPR," tambah Dedi.
Sementara itu, politikus Partai Golkar Mahyudin yakin Golkar akan tetap mendukung pemerintah karena nama-nama yang saat ini meramaikan bursa calon Ketua Umum Golkar semuanya propemerintah.
Saat ini, tambahnya, sudah ada 31 DPD I Partai Golkar yang mengusulkan supaya munaslub segera dilaksanakan. Menurut aturan, seharusnya DPP merespons dengan mengadakan pleno.

Bertemu

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi atau biasa dipanggil Titiek Soeharto kemarin bertemu dengan sejumlah sesepuh Partai Golkar di Jakarta.

Calon Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku sengaja mengundang para sesepuh Partai Golkar untuk meminta saran dan masukan. Hal ini guna menyusun strategi politik untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar.

Tokoh Golkar yang hadir antara lain Akbar Tandjung, Try Sutrisno, Emil Salim, dan Haryono Suyono. Dalam pertemuan itu Titiek didampingi oleh Siti Hardijanti Rukmana. (AU/AT/Ric/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya