KABAR duka menyelimuti dunia tinju Indonesia. Pelatih bertangan dingin yang mengantarkan Chris John menjadi juara dunia, Mukhlis Sutan Rambing, meninggal dunia di Rumah Sakit Roemani, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/11) pukul 03.30 WIB. Petinju era 1970-1980-an itu berpulang di usia 66 tahun.
Sutan yang menangani Chris John sejak 1996 mengantarkan menjadi juara dunia kelas bulu WBA setelah petinju berjuluk the Dragon itu mengalahkan Oscar Leon di Bali, September 2003. Sabuk juara ad interim (sementara) itu kemudian berubah menjadi juara dunia reguler di tahun yang sama.
Sutan yang pernah melatih di sejumlah sasana juga melahirkan sejumlah juara nasional dan Asia (PABA) seperti Sni Rambing, Roy Muklis, Arthur Rambing, dan Ferdinan.
"Pastinya dunia tinju kehilangan seorang mentor dan pelatih yang cerdik serta ulet dalam membawa atlet menuju prestasinya. Bagi saya, beliau adalah sosok pelatih kedua yang paling saya hormati setelah ayah saya," kata Chris John.
Sebulan sebelum meninggal, Sutan dirawat di RS Roemani akibat komplikasi penyakit ginjal, liver, dan stroke. Jenazah Sutan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sompok, Semarang, Jawa Tengah, pada pukul 13.30 WIB. Sutan meninggalkan seorang istri, Meyrines, dan 4 anak serta 13 cucu.
"Bapak berpesan kepada anak-anaknya termasuk pada anak didiknya di dunia tinju untuk selalu jujur, tegas, dan welas asih," kata Meyrines dikutip dari Antara.(Gnr/R-2)