Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Sabet Gelar Pemain Putra Terbaik Dunia, Kevin/Marcus Incar Prestasi Lebih Baik

Nurul Fadillah
11/12/2018 20:40
Sabet Gelar Pemain Putra Terbaik Dunia, Kevin/Marcus Incar Prestasi Lebih Baik
(ANTARA FOTO/Humas PBSI-Widya)

KEVIN Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kembali meraih penghargaan di ajang Penyerahan Penghargaan di LN Garden Hotel, Guangzhou pada Senin (10/12) lalu.

Deretan prestasi di sepanjang tahun 2018 membawa pasangan peringkat satu dunia ini dinobatkan sebagai peraih penghargaan Male Player of The Year oleh BWF (Badminton World Federation).

Gelar tersebut merupakan penghargaan kedua yang mereka terima untuk kategori yang sama. Tahun lalu pasangan ganda putra Indonesia itu juga mengantungi gelar serupa.

Legenda bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata berharap gelar ini menjadi suntikan motivasi bagi Kevin/Marcus untuk menutup tahun dengan prestasi di BWF World Tour Final 2018 yang bergulir 12-16 Desember di Guangzhou.

"Kepada Kevin/Marcus selamat untuk penghargaan yang diraih dari BWF. Saya pribadi berharap 2018 ini ditutup dengan menjadi juara di Final Super Series di Tiongkok," ujar Christian kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (11/12).

Dengan peningkatan prestasi Kevin/Marcus selama dua tahun terakhir, Christian menaruh ekspektasi tinggi tahun depan. Menurutnya, peraih medali emas Asian Games 2018 tersebut akan kembali menjadi andalan Indonesia termasuk di pergelaran Olimpiade 2020.

"Kevin/Marcus masih tetap menjadi andalan nomor satu ya dan kita kan istilahnya kalau mengacu pada Olimpiade 2020 kita baru punya satu andalan ya Kevin/Marcus. Katakanlah tunggal putra ada Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, tetapi bisa dikatakan persaingan tidak mudah apalagi main di Jepang," tutur Christian.

Begitu pula di nomor ganda putri, selama ini Jepang menjadi batu sandungan yang berat. Ganda campuran pun, menurut Christian, belum ada yang setara dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sedangkan Liliyana akan pensiun 2019.

Hal senada diungkapkan pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi. Pada musim depan ia berambisi mencetak ganda pelapis unggulan yang dapat menyaingi Kevin/Marcus.

"Untuk Kevin/Marcus yang saya lihat memang luar biasa ya karena dari 10 final mereka bisa menjuarai 9 di antaranya. Ekspektasi mereka tahun depan ya minimal mempertahankan pencapaian mereka itu, " ujar Herry.

Herry berharap ada pemain-pemain pelapis yang harus mendekati mereka. Dengan begitu ada persaingan di pelatnas sendiri untuk menghasilkan pemain unggulan, tidak hanya Kevin/Marcus.

"Jadi, saya sebagai pelatih pengennya banyak saingan, minimal dua ya kalau bisa tiga lebih bagus karena ke depan akan ada yang lebih berat lagi apalagi menjelang olimpiade artinya kalau lebih banyak jagoannya kan lebih tenang," pungkasnya.

Kevin/Marcus meraih gelar pemain putra terbaik dengan menyingkirkan pesaing mereka yang masuk nominasi seperti Kento Momota (Jepang) dan Zheng Siwei (Tiongkok). Dengan capaian delapan gelar World Tour serta satu medali emas Asian Games 2018, Kevin/Marcus dianggap layak mendapat gelar tersebut.

Kevin mengaku tidak menyangka dengan apresiasi tertinggi yang mereka dapatkan dari federasi bulutangkis dunia tersebut. Apalagi pesaing-pesaing mereka cukup berat.

"Momen yang paling tidak terlupakan dari capaian di 2018 adalah Asian Games 2018. Saat itu kami hampir kalah, tapi kami bisa bangkit dan akhirnya menang. Itu adalah momen yang tidak bisa dilupakan," imbuh Kevin.

Marcus menambahkan, ia dan Kevin tidak ingin cepat puas dengan hasil yang diraih selama ini. Mereka pun mengincar prestasi yang lebih baik untuk Indonesia.

"Kami merasa masih banyak yang harus dikejar, kami tidak mau cepat puas. Saat ini kami merasa bisa nikmati semua karena kami melakukan sesuatu yang kami sukai. Ke depannya, kami harus lebih berprestasi dan tampilkan yang terbaik," tutur Marcus.

Indonesia meraih dua penghargaan dalam acara BWF Player of The Year kali ini. Di kategori Female Para-badminton Player of The Year, Leani Ratri Oktila juga dinobatkan sebagai penerima penghargaan. Ia merupakan perebut dua medali emas Asian Para Games 2018 di nomor ganda putri SL3-SU5 dan ganda campuran SL3-SU5. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya