Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Inasgoc Susun Langkah Gaungkan Demam Asian Games

Nurul Fadillah
03/5/2018 19:15
Inasgoc Susun Langkah Gaungkan Demam Asian Games
( ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

TIGA bulan menjelang berlangsungnya Asian Games Jakarta-Palembang 2018 mendatang, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) menyusun ulang strategi promosi untuk meningkatkan demam pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut. Inasgoc mengakui, masyarakat masih belum sepenuhnya peduli terhadap Asian Games.

Apalagi, dengan adanya event besar nasional yang akan berlangsung seperti Asian Games, seperti Pemilihan Kepala Daerah dan Piala Dunia 2018. Ketua Inasgoc, Erick Thohir mengatakan, terlepas dari budget yang terbatas, promosi utama dengan dana Inasgoc akan mulai dilakukan 15 Juli hingga 15 Agustus mendatang.

"Kalau boleh jujur Piala Dunia menganggu Asian Games, karena tak bisa dipungkiri sepak bola itu masih olahraga nomor satu yang populer di dunia, sementara tingkat awareness masyarakat terhadap Olimpiade di bawahnya PIala Dunia, sama halnya dengan Asian Games sehingga promosinya tak mungkin bertabrakan dengan PIala Dunia. Karena itu, kita akan heavy promosi dengan dana Inasgoc mulai 15 Juli," ujar Erick pasca acara Kerja Sama Official Sponsor ASian Games 2018, di Kantor Inasgoc, Jakarta, Kamis (3/5).

"Piala Dunia jelas sesuatu yang tak bisa dihindarkan, berikut pula dengan Pilkada, tetapi ada event besar lain, yakni mudik lebaran. Makanya kita sudah bekerja sama dengan BUMN nanti saat mudik akan diletakkan maskot-maskor Asian Games di titik-titik utama," lanjut Erick.

Erick menambahkan, rencana promosi sejatinya sudah disusun sejak tahun kemarin. Setelah hitung mundur Asian Games, 18 Agustus 2017 lalu, promosi sempat terhenti karena berbarengan dengan SEA Games Kuala Lumpur 2017.

"Abis SEA Games promosi lagi, setelah itu berhenti promosi di Januari-Februari karena DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) nya baru bisa digunakan, setelah itu April dan Mei, memang seperti itu. Karena itu, kami terbantukan dengan adanya sponsor yang membuat promosi sendiri, karena kunci promosi itu tak akan ada artinya kalau tidak ada partisipasi dari masyarakat," lanjut Erick.

Sementara itu, promosi Asian Games juga terus digencarkan oleh orang nomor 1 di Indonesia, Presiden Joko Widodo. Pada saat menerima kunjungan perwakilan siswa OSIS SMA berprestasi se-Indonesia di jalaman Istana Bogor, Kamis (3/5), Jokowi memakai jaket baru bertema Asian Games.

"Bapak Presiden pakai jaket Asian Games tadi pagi. Alhamdulillah gimmik-gimmik yang seperti itu dilakukan oleh Presiden langsung," ujar Erick.

Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan Inasgoc, Francis Wanandi menambahkan, Presiden Jokowi juga mengundang mereka rapat terbatas pada Jumat (6/3) untuk membahas langkah yang dilakukan agar gema Asian Games terasa di seluruh Indonesia.

"Inasgoc tentu tak bisa mencakup promosi secara nasional, makanya kita bekerja sama dengan lembaha pemerintahan, pemda, dan juga sponsor. Kita akan ratas dengan presiden untuk follow up mengenai langkah tersebut," pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya