MANTAN Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemerintah wajib meningkatkan ketahanan pangan jika tidak ingin masyarakat Indonesia terlalu lama berada di dalam garis kemiskinan. Untuk mewujudkan ketahanan pangan, pemerintah dan masyarakat harus memaksimalkan sistem pertanian berkelanjutan. "Masalah ketahanan pangan bisa lebih berbahaya jika dibandingkan dengan terorisme. Jika individu sulit memenuhi kebutuhan pangan mereka, akan melakukan apa saja untuk memenuhi itu," tegasnya di depan ratusan mahasiswa IAIN Raden Fatah, Palembang, Sumatra Selatan, kemarin.
Ia menambahkan, warga acap kali nekat menempuh jalan apa pun demi mencukupi kebutuhan pangan. Untuk itu, pemerintah harus menggulirkan pembangunan pertanian berkelanjutan dan ekonomi hijau pada abad ke-21. Program itu dibutuhkan karena jumlah penduduk yang akan terus bertambah, yang diperkirakan akan mencapai 306 juta jiwa pada 2035. "Semua kebutuhan pangan, seperti padi dan jagung, akan meningkat tajam. Indonesia harus berupaya serius membangun ketahanan pangan melalui sistem pertanian berkelanjutan," tambah SBY.