Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH dua bulan terakhir harga buah tomat di Provinsi Aceh bertahan anjlok. Akibatnya, ketika musim panen raya, petani membiarkan buah tersebut membusuk di pohon dan tidak memanennya.
Selain itu, sebagian tomat yang tidak laku dijual setelah dipanen, dibiarkan begitu saja. Pasalnya, selain harga terlalu murah, permintaan konsumen juga lamban.
Hal ini membuat petani di provinsi paling ujung barat Indonesia itu semakin resah dan hilang bergairah. Mereka tidak tahu kepada siapa menyampaikan keluhannya yang terus dirundung kerugian.
Husni, petani tomat di Kemukiman Lhok Kaju, Kecamatan Indraya, Kabupaten Pidie, kepada Media Indonesia, Senin (21/10) mengatakan, harga tomat lokal di tingkat petani ke pedagang berkisar 1.500 hingga Rp2.000/kg. Harga tersebut masih sama dari dua bulan lalu.
"Ada di antara kami sudah dua kali panen berturut-turut, harganya masih Rp2.000 per kilogram. Padahal usaha untuk bangkit tidak kendur. Sayangnya seperti terbiarkan kondisi pasar seperti ini. Kami pun tidak tahu harus mengadu kepada siapa yang mau peduli kondisi ini," tutur Husni.
Sebagian petani tomat membiarkan saja buah tomat segar di batangnya. Apa lagi ada di antara petani tomat itu sudah dua kali musim panen jatuh harga.
Adapun harga tomat pasokan dari luar daerah seperti tomat Brastagi Sumatera Utara, harganya berkisar Rp6.000 - Rp7.000 per kilogram. Harga demikian juga sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. (N-2)
Satgas PRR Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat keluar dari tenda darurat sebelum Idul Fitri 2026
Ditambah lagi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras masih sering menghantui kawasan provinsi di ujung barat Indonesia itu.
Perubahan jalur jelajah akibat bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor juga diduga kuat mengubah pola pergerakan serta habitat alami gajah.
Diduga akibat tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi. Saat ditemukan, belalai gajah masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved