Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LINGKUNGAN merupakan aspek tidak terpisahkan dari usaha berkelanjutan PT Cikarang Listrindo Tbk. Dengan semangat Terang yang Membawa Kebaikan dalam bidang lingkungan, perseroan berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim nasional dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat (Jabar) untuk mengelola Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kiara Payung Blok 2 yang berlokasi di Desa Sindang Sari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.
Pada 30 Mei lalu, Direktur Cikarang Listrindo Matius Sugiaman bersama dengan Kepala Bidang Konservasi Lingkungan dan Pengendalian Perubahan Iklim DLH Jabar Helmi Gunawan melakukan peresmian Taman Kehati Kiara Payung Blok 2. Dalam acara peresmian tersebut turut hadir perwakilan DLH dan Kehutanan Kabupaten Sumedang, Komandan Sektor 21 Citarum Harum, Camat Kecamatan Sukasari, Kepala Desa Sindangsari, Babinsa dan Kamtibmas Desa Sindangsari, serta Ketua RW Kampung Cikeuyeup.
Taman Kehati Kiara Payung Blok 2 seluas 2,54 hektare yang akan dikelola perseroan bersama dengan DLH Jabar selama lima tahun ke depan hingga 2026. Komitmen untuk tahun ini, perseroan akan melakukan penanaman secara bertahap sebanyak 300 pohon berupa tanaman produktif dan tanaman endemik seperti pohon saninten, gandaria, hantap, kacapi, dan teureup.
Kemitraan pengelolaan Taman Kehati juga akan membantu perlindungan keanekaragaman hayati flora dan fauna di Jawa Barat dan meningkatkan sosial-ekonomi mikro masyarakat sekitar dengan melakukan metode pendampingan asset based community development. Pendampingan ini dilakukan bermitra dengan komunitas lokal seperti kelompok ternak dan kelompok tani yang kompeten. Perseroan akan melakukan pelatihan-pelatihan teknis dan bantuan operasional untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok.
Baca juga: Menkes: Indonesia Kekurangan 130 Ribu Dokter
"Kami bersyukur dapat berkontribusi terhadap program pemerintah melanjutkan program-program lingkungan sebelumnya," ujar Matius. Pada 22 April, perseroan dianugerahi Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022 dengan Gelar Green Elite dan Gelar Platinum Plus dari Berita Satu Group dan Bumi Global Karbon Foundation. Pada 27 Mei, perseroan juga memperoleh penghargaan sebagai Top 50 Mid Capitalization Public Listed Company dan Best Disclosure and Transparency dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) yang ditujukan pada praktik tata kelola perusahaan yang baik.
Perseroan menjadikan pencapaian itu sebagai penyemangat untuk terus melakukan inovasi-inovasi yang berkelanjutan (ESG) dalam setiap aspek usahanya serta menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. (RO/OL-14)
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Senyawa alami memiliki keragaman struktur kimia dan mekanisme aksi yang menjadikannya sumber utama dalam pengembangan agen preventif penyakit kronis.
"Kami melihat akar masalah sesungguhnya adalah perusakan ekosistem hulu sampai hilir dari daerah aliran sungai dan kelalaian tata ruang yang terjadi secara sistematik,”
DEPUTI Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas menekankan agar pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati harus dikelola secara bertanggung jawab.
MOMEN Global Climate Change Week 2025 (GCCW2025) yang berlangsung setiap akhir Oktober menjadi pengingat pentingnya kontribusi semua pihak untuk menekan laju perubahan iklim.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Capaian ini menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah dengan kualitas pelayanan publik yang dinilai sangat baik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved