Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi memaparkan sejumlah potensi dan keunggulan, serta upaya pengembangan kelautan dan perikanan Lampung di depan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, di kantor KKP, Jakarta, Senin (13/12).
Arinal mengungkapkan potensi kelautan dan perikanan di Provinsi Lampung sangat besar. Salah satunya bisa dikembangkan sebagai sentra budi daya lobster nasional.
Menurut Gubernur, Lampung memiliki dua teluk besar dan perairan laut mencapai 41% dari total luas wilayah untuk dikembangkan dan menjadi lokasi budi daya laut dan wisata bahari.
Garis pantai sepanjang 1.182 km yang sudah berkembang untuk budi daya udang, hatchery dan pariwisata serta perairan umum. Sungai-sungai besar yang ada memiliki berenis-jenis ikan lokal dengan nilai ekonomis penting.
Ia menambahkan sektor pertanian termasuk perikanan di dalamnya menjadi salah satu prioritas pembangunan di Provinsi Lampung dengan beberapa agenda dan program kerja utama antara lain Kartu Petani Berjaya dan Nelayan Berjaya.
Arinal menerangkan dalam pengembangan perikanan dan kelautan di Provinsi Lampung, ada kebijakan dan program prioritas, yaitu pengembangan perikanan air tawar dan jenis ikan lokal ekonomis tinggi. Juga pengembangan perikanan air laut dan payau, pengembangan komoditas lobster, pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, dan pengawasan sumberdaya kelautan serta perikanan.
Dalam kesempatan itu juga, dia meminta dukungan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam pengembangan Kelautan dan Perikanan di Provinsi Lampung, di antaranya Pembangunan Balai Budidaya Air Tawar di Mesuji Provinsi Lampung sebagai fasilitas domestikasi, pengembangan benih jenis-jenis ikan lokal dan endemik ekonomis tinggi, di Desa Buko Poso Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji,
"Kami juga mengharapkan dukungan untuk kebijakan pemanfaatan ruang laut bersama antara pusat dan daerah," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan dirinya akan membuat ikon percontohan tambak di Lampung seluas 100 hektare.
Sakti Wahyu Trenggono juga menyetujui pembangunan Balai Budi Daya Air Tawar di Mesuji sebagai fasilitas domestikasi pengembangan benih jenis-jenis ikan lokal dan endemik ekonomis tinggi, di Desa Buko Poso, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.
Dalam waktu dekat dirinya juga akan berkunjung ke Lampung.
Terkait Dipasena, Menteri KKP mengungkapkan bahwa pengelolaan tambak di lokasi perlu direvitalisasi, termasuk standard operasional dan prosedurnya (SOP).
Dalam kesempatan itu, Arinal Djunaidi didampingi oleh Anggota DPR RI Hanan A Rozak, Kepala Bappeda Lampung Mulyadi Irsan, serta Kadis Kelautan dan Perikanan Lampung Liza Derni. (N-2)
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Disebut Masjid Batu karena sejak didirikan pada era 1970-an, dindingnya tersusun dari batu kali hasil gotong royong warga.
Jembatan gantung ini menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved