Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA tahun ini, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional wilayah Sumatra Selatan menganggarkan Rp1,59 triliun untuk perbaikan hingga pembangunan jalan di wilayahnya. Anggaran ini berasal dari APBN untuk 64 paket pekerjaan kontraktural di wilayah Sumsel.
"Untuk tahun ini kami mendapat anggaran sebesar Rp1,59 triliun ini digunakan untuk pemeliharaan, peningkatan, penanganan, pembangunan ruas jalan dan jembatan di wilayah Sumsel. Sebagian besar sudah proses tender dan sudah proses pengerjaan," ujar Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional wilayah Sumsel, Kgs Syaiful Anwar, Senin (1/3).
Adapun rinciannya yakni pemeliharaan jalan nasional seluas 1.517,56 kilometer, peningkatan jalan nasional seluas 47,38 kimometer, penanganan longsoran di 22 titik, pembangunan jalan baru 10,8 kilometer. Kemudian, pemeliharaan jembatan sepanjang 15.755,77 meter, pembangunan jembatan sepanjang 504,4 meter serta pembangunan flyover 50 meter. Syaiful menerangkan, wilayah kerja BBPJN Sumsel meliputi ruas jalan nasional sepanjang 1.600 km dan jembatan 481 buah.
"Yang jadi prioritas tahun 2021 yakini, preservasi jalan lintas timur, pembangunan jembatan Paiker (ponton), pembangunan jembatan gantung, pembagunan flyover Patih Galung, pembagunan flyover Sekip Ujung, dan pembangunan exit tol Mesuji-Jalan Lintas Timur," terangnya.
Ia menegaskan hingga saat ini kondisi kemantapan jalan di wilayah Sumsel mencapai 88 persen dari 1.600 kolometer jalan yang menjadi wewenang BBPJN wilayah Sumsel. Target tahun ini bisa tuntas hingga mendekati 100 persen, dan semua jalan dan jembatan di Sumsel dalam kondisi mulus dan nyaman.
baca juga: Kota Palembang Mulai Berlakukan Tilang Elektronik
Syaiful menjelaskan terkait dengan kesiapan BBPJN menghadapi cuaca ekstrim di beberapa titik jalan rawan longsor di Sumsel, pihaknya sudah mengantisipasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk meminimalisir waktu perbaikan pada ruas jalan yang terdampak bencana.
"Di titik rawan bencana kita ada 17 posko, ada alat berat milik kita dan ada alat berat on going milik kontraktor di beberapa posko tersebut. Yang jelas penyiapan alat berat serta berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi dan Kabupaten/Kota itu pastinya kita lakukan," pungkasnya. (OL-3)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
GUBERNUR Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, meniadakan open house pada lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah dan meminta masyarakat untuk perkuat silaturahmi dengan keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved