Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Para pengrajin tahu di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor. Sebab saat ini kondisi pasar sepi sehingga mereka bingung mencari solusi terkait kenaikan harga kedelai agar bisa terus berproduksi tapi tidak terlalu rugi.
Viki, pengrajin tahu di Kawasan Brojolan, Kecamatan/Kabupaten Temanggung mengatakan, sekitar Maret 2020 harga kedelai sempat naik dari Rp7.600 per kilogram (kg) menjadi Rp8.500 per kg. Memasuki September, harga kedelai impor sempat stabil di kisaran harga Rp8.000 hingga Rp 8.300 per kg.
"Sekarang masih bertahan di harga Rp9.000 per kg. Padahal sebelum pandemi kalaupun ada kenaikan harga kedelai, semahal-mahalnya tidak sampai Rp8.000 per kg," keluh Viki, Selasa (5/1) di Temanggung.
Viki menduga kenaikan harga kedelai lantaran pasokan dari luar negeri tersendat lantaran pandemi global covid-19. Kondisi kenaikan harga ini membuatnya bingung. Saat ini kondisi pasar amat lesu, daya beli masyarakat juga turun. Viki berpikir jika menaikkan harga tahu, itu bukanlah keputusan yang tepat. "Itu yang kami bingung. Harga naik dengan kondisi pasar amat sepi," ujar Viki.
Sementara jika ia mengambil langkah mengurangi takaran kedelai, maka secara otomatis akan berpengaruh pada kualitas tahu yang dihasilkan. Atas kondisi ini, Viki kawatir konsumennya akan berpaling ke produsen tahu lain yang bisa menghasilkan tahu dengan harga lebih murah.
"Kalau takaran dikurangi itu enggak mungkin juga karena pengaruh di kualitas. Bahkan pasti ada yang pindah pabrik ke yang punya harga lebih murah," kata Viki.
Saat ini, lanjut Viki, penjualannya sudah turun drastis semenjak berlangsung pandemi covid-19. Kebanyakan tahunya selama ini dipasok ke sejumlah rumah makan. Namun kebanyakan rumah makan pun sepi selama pandemi. Viki sendiri juga memiliki rumah makan dan kondisinya tidak jauh berbeda dengan rumah makan lain, sepi pembeli.
"Pandemi ini saya jadi bingung. Pasar sepi, rumah makan juga sepi," ungkap Viki.
Selama ini pabrik tahu yang dikelola Viki di Daerah Brojolan biasa membutuhkan sekitar 2-3 kuintal kedelai import untuk memproduksi tahu. Tiap dua kuintal kedelai bisa menghasilkan 60 papan tahu putih. Harga jualnya sekarang masih Rp120 ribu per tiga papan khusus untuk reseller. (TS/OL-10)
MESKI belum ditemukan adanya kasus super flu di wilayah Temanggung, Jawa Tengah, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran super flu.
Warga berpartisipasi dalam tradisi Nyadran Pepunden di Dusun Kebondalem, Kemiri, Kaloran, Temanggung, Jawa Tengah.
Tradisi yang diikuti ribuan peserta digelar dalam rangka tradisi napak tilas sejarah berdirinya Kabupaten Temanggung.
BENCANA tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Kejajar, Kamis (25/9) menutup akses jalan menuju Temanggung
Tujuannya agar para siswa tidk bersinggungan dengan rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung Senin (1/9) di halaman Gedung DPRD setempat.
ASN dan tenaga pendidik Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, diminta tidak mengenakan seragam dan tidak mengendarai kendaraan dinas
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Tempe dan tahu menjadi superfood yang memiliki kandungan gizi lengkap sehingga BGN menetapkan standar kelayakan komoditas itu sebagai sumber bahan baku MBG.
Selain itu, tiga pelanggan setia Kedelai BOLA berhasil mendapatkan grand prize berupa tiga unit mobil, di mana dua di antaranya adalah pengrajin tahu dan satu pengrajin kerupuk tahu.
Para pemudik tidak hanya menerima pengarahan terkait keselamatan selama mudik tetapi juga menerima bingkisan produk-produk unggulan FKS.
ANJURAN untuk mencintai apa yang dikerjakan tampaknya bukan hal yang klise bagi Osid Rosid. Pria asal Ciamis, Jawa Barat kelahiran 1965 itu memetik buah manis sebagai perajin tahu.
WAJAH Mardi, 55, semringah ketika ditanya mengenai pekerjaannya sebagai perajin tahu. Sebab, dari pekerjaannya itu ia mampu menghidupi keluarganya dan mampu menyekolahkan kedua anaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved