Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN Kementerian Perhubungan memperbolehkan transportasi beroperasi kembali, tidak membuat Terminal Tipe A Indihiang, Kota Tasikmalaya kembali ramai. Adanya kebijakan itu tetap saja kondisi terminal sepi. Kepala Terminal Indihiang, Jenny W Wirandani mengatakan adanya surat edaran agar moda transportasi kenbali beroperasi tidak memengaruhi keadaan di terminal. Pengusaha bus tetap memilih tidak beroperasi lantaran tidak ada penumpang.
"Mungkin, pengusaha angkutan berpikir kalau beroperasi, pendapatan dan pengeluaran itu tidak sebanding. Karena dari Tasikmalaya juga tidak ada penumpang, sedangkan untuk mobil sendiri sekarang ini masih banyak y terparkir di garasi," ujar Jenny, Kamis (14/5).
Jenny mengatakan, pengusaha bus selama ini terlalu keberatan dengan persyaratan yang ada di dalam surat edaran Kemenhub hingga mereka berpikir tidak akan ada penambahan penumpang dari kebijakan tersebut. Apalagi sejak pandemi covid-19 angkutan yang masuk ke Terminal Tipe A Indihiang menurun drastis. Termasuk angkutan umum sebagian berhenti operasi.
"Puncaknya itu terjadi, ketika Presiden Joko Widodo melarang warga supaya tidak mudik, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai sepenuhnya tidak beroperasi," tambahnya.
Sementara, salah seorang supir Nanang, 52, mengatakan, kebijakan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan memberbolehkan moda transportasi untuk kembali beroperasi tidak gampang. Karena, sekarang ini semua kendaraan bus rute Jakarta, Bandung, Depok dan Bekasi tidak ada penumpangnya.
baca juga: Tiga Pasien Korona di Maluku Utara Meninggal Dunia
"Semua kendaraan terhenti dan jika berjalan hanya bisa menarik empat orang penumpang. Apalagi sekarang ini perusahaan juga tak mau mengalami kerugian hingga mereka selama ini tidak melayani." terang Nanang. (OL-3)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Setiap rencana pembangunan trotoar kini melalui proses negosiasi dan evaluasi yang ketat.
Menurut Arief, tingkat hunian gedung-gedung perkantoran grade AS sepanjang jalur MRT fase 1 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan gedung-gedung di luar jalur MRT.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved