Senin 14 Oktober 2019, 07:44 WIB

Kupang Jadi Tuan Rumah Sharing Best Practice Citynet Indonesia

Palce Amalo | Nusantara
Kupang Jadi Tuan Rumah Sharing Best Practice Citynet Indonesia

MI/Palce Amalo
Rapat persiapan Kota Kupang menjadi tuan rumah Sharing Best Practice Citynet Indonesia, Senin (14/10)

 

PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah seminar dan sharing best practice citynet Indonesia 2019 yang akan digelar mulai 16-18 Oktober.

Kegiatan ini bakal dihadiri 478 orang dari seluruh Indonesia, terdiri dari perwakilan dari 24 kota dan kabupaten, anggota Citynet Indonesia, perwakilan 18 kota yang terpilih sebagai daerah pengembangan smart city Indonesia, serta perwakilan dari 22 kabupaten dan kota serta amat dan lurah se-Kota Kupang.

Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Yoseph Rera Beka mengatakan Kegiatan ini akan menyediakan landasan materi dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah dengan konsep smart city bagi kota-kota anggota Citynet Indonesia. Serta mendorong proses pengembangan smart city yang efektif, efisien, inklusif dan
partisipatif.

"Seminar dan Sharing Best Practice Citynet Indonesia ini diharapkan memberikan pengaruh positif yang besar dalam menyelesaikan kemacetan, peningkatan keamanan warga kota, penyelesaian penumpukan sampah dan persoalan perkotaan lainnya," kata di Kupang, Senin (14/10).

Citynet adalah organisasi jaringan regional Asia Pasifik yang berdiri sejak 1987. Citynet mempromosikan pertukaran pengetahuan, keterampilan dan teknik melalui empat area program utama yakni pelatihan, seminar dan forum, layanan konsultasi teknis dan kerja sama teknis antarkota negara-negara berkembang.

Yoseph Rera Beka menambahkan, persoalan di kota tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga reformasi administratif di berbagai bidang seperti pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu sosialisasi mental kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan mengenai konsep kota cerdas bisa dipahami seluruh warga.

Masyarakat harus memahami proses pembangunan daerah-daerah di Indonesia yang sejalan dengan kehidupan sosial, serta terikat aturan dan memperhatikan konsep perencanaan kota berbasis digital.

baca juga: Kasus Wamena Diharapkan Tuntas secara Persuasif dan Persaudaraan

Seminar dengan tema Strategi Pengembangan Smart City ini menghadirkan keynote speaker Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara. Narasumber lain yakni Presiden Citynet Indonesia yang juga Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wali Kota Kupang Jefirstson R Riwu Kore, serta Profesor Keesei Lee dari Institut Teknologi Seoul, Korea Selatan. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Petani Kakao Diserang Babi Hutan Hingga Tewas

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 30 November 2020, 12:11 WIB
Ilyas Muhammad Ali,45, petani di Desa Tonong, Kecamatan Pante Raja,Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, tewas setelah diserang babi hutan...
ANTARA FOTO/Saiful Bahri

Tiga Kabupaten di NTT Gelar KBM Tatap Muka

👤Palce Amalo 🕔Senin 30 November 2020, 11:39 WIB
Tiga kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah karena tidak ada...
MI/Ignas Kunda

Gerakan Rindu Kampung Untuk Populerkan Kampung Maghilewa

👤Ignas Kunda 🕔Senin 30 November 2020, 11:32 WIB
Setelah direvitalisasi, kampung adat Maghilewa di Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, NTT kini tengah bersiap menerima...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya