Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Puluhan Ribu Warga Kalsel Terserang ISPA

Denny Susanto
15/9/2019 18:45
Puluhan Ribu Warga Kalsel Terserang ISPA
KABUT ASAP DI KALSEL(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hp.)

PULUHAN ribu warga di Kalimantan Selatan terserang Infeksi Saluran Pernapasan bagian Atas (ISPA) akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Sejak sepekan terakhir, kabut asap menyebabkan jadwal penerbangan di Bandara Syamsudin Noor terganggu.

Data Dinas Kesehatan Kalsel mencatat dalam dua bulan terakhir, yakni Agustus-September, jumlah warga terserang ISPA mencapai lebih 30 ribu orang.

Baca juga: Kota Sukabumi Kembali Raih Piala WTN ke-16 Kalinya

"Jumlah penderita ISPA meningkat tajam terutama bayi dan balita," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muslim, Minggu (15/9).

Selama Agustus 2019, jumlah penderita ISPA sebanyak 26.365 orang terbanyak di Kota Banjarbaru 4.295 orang, Kabupaten Banjar 4.522 orang, Barito Kuala 3.042 orang dan Hulu Sungai Utara 2.315 orang. Untuk September ini, data sementara khusus balita di daerah rawan kabut asap jumlahnya sebanyak 4.122 orang.

Dinas Kesehatan Kalsel telah mengambil langkah-langkah penanganan penderita ISPA dengan pengobatan di berbagai pusat pelayanan kesehatan maupun upaya pencegahan melalui pembagian masker. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Wahyudin Ujud, mengatakan puluhan ribu masker sudah dibagikan ke masyarakat.

"Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika terjadi kabut asap," ujarnya.

Baca juga: KLHK Segel Lokasi Kebakaran Lahan Milik 9 Perusahaan di Kalteng

Pada bagian lain Pemko Banjarbaru juga telah memberlakukan kebijakan pengurangan jam belajar dimana jadwal masuk sekolah dirubah menjadi lebih siang yaitu jam 09.00 wita. Bahkan, siswa diperbolehkan libur jika serangan kabut asap parah.

Pantauan Media Indonesia, sejak sepekan terakhir, kabut asap terus menyelimuti sebagian wilayah Kalsel. Tidak hanya pagi hari, kabut asap berlangsung sepanjang hari. Pada Minggu (15/9), kabut asap menyebabkan jadwal penerbangan pagi terpaksa ditunda hingga pukul 09.00 WITA akibat jarak pandang di bandara hanya 200 meter. (OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya