Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Ratusan relawan gabungan dari Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), TNI-Polri dan warga kawasan Merbabu terus bergerak melakukan pemadaman hingga Sabtu (14/9) siang. Setidaknya lima titik api (hotspot) sudah berhasil dipadamkan dan menyisakan dua titik yang perlu penanggulangan secara simultan dari segenap tim relawan
Menurut Kasubbag TU Balai TNGMb, Johan Setiawan sampai Sabtu (14/9) siang pukul 12.00, lokasi yang masih terbakar adalah wilayah Resort Selo dan Resort Ampel. Dan menurut prediksi overlay spasial, yang terbakar mencapai 260 hektare.
Sejauh ini 64 relawan dan kelompok pencinta yang berposko di Resort Kopeng berupaya mengamankan sumber air Tuk Klanting dan Pemancar, agar tidak hancur akibat dampak kebakaran Hutan Merbabu.
Begitu halnya ratusan personel relawan di Posko Resort Ampel juga mencoba mengamankan sumbe air tuk sipondok, yang pada empat tahun silam ikut terdampak parah. Unsur Muspika Ampel bersama Balai TNGMb terus berkoordinasi penyelamatan sumber air, agar api dapat dijauhkan.
"Unsur yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran sebanyak 299 personel yang terdiri dari Komandan Kodim beserta anggota, Polsek Ampel, relawan, Banser, dan masyarakat," tukas Johan.
Sementara itu dari Resort Selo, terdapat 200 relawan dari unsur MPA, DisLHK Jateng, Kelompok Pecinta Alam, masyarakat, relawan dan 1 pleton petugas Polres Boyolali naik menuju blok pandeyan dan Nglorok.
Kepala BPBD Boyolali Bambang Sinugroho mengatakan, pihaknya bersama Dinas Sosoal membantu menyediakan dapur umum dengan bahan logistik bantuan. Unsur Tagana (Taruna Siaga Bencana) berada dalam posisi siaga membantu percepatan pendistribusian logistik. (WJ/OL-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved