Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
DEBIT sejumlah sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Merapi Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terdampak kemarau. Meski tidak berpengaruh signifikan terhadap pelayanan pelanggan, PDAM Klaten mengimbau agar masyarakat bijaksana dalam menggunakan air. PDAM Tirta Merapi memanfaatkan sumber air baku dari sembilan mata air dan beberapa sumur dalam, dengan total produksi 516 liter per detik.
Pemanfaatan sumber air baku tersebut, sementara untuk melayani sekitar 44.000 pelanggan di kota kabupaten dan sembilan ibukota kecamatan. Dirut PDAM Tirta Merapi, Irawan Margono menyebut pelayanan pelanggan tidak terganggu meski sumber mata air kini terdampak kemarau.
"Memang, debit sumber air turun kemarau ini. Tapi, tidak signifikan dan tidak sampai mengganggu pelayanan masyarakat pelanggan," ujar Irawan, Kamis (15/8).
Menurut Irawan, penurunan debit sumber air itu hanya 2%-3% pada kemarau. Sehingga, aliran air ke pelanggan saat ini masih lancar dan aman. Saat diminta konfirmasi, Kamis (15/8), ia menyatakan pelayanan air PDAM Tirta Merapi masih aman terkendali meski sumber air terdampak kemarau. Namun demikian, Irawan Margono mengimbau kepada instansi pemerintah dan masyarakat pelanggan bijaksana menggunakan air pada kemarau ini.
Sementara, PDAM Tirta Merapi juga menyalurkan bantuan (dropping) air bersih ke daerah kekeringan, seperti di Kecamatan Bayat dan Karangdowo. Hingga pekan ini, bantuan yang didistribusikan untuk membantu daerah-daerah yang terdampak musim kemarau total sebanyak 60 tangki.
"Itu bantuan internal PDAM. Kemudian, dropping bersama instansi dan lembaga lain sebanyak 80 tangki untuk daerah kekeringan di Klaten," ujarnya.
baca juga: Karantina Tanjungbalai Musnahkan Daging Kerbau Dari India
Terkait, BPBD Klaten sejak 27 Mei lalu hingga saat ini telah menyalurkan bantuan air bersih ke 15 desa kekeringan di lima kecamatan total 289 tangki. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Sri Yuwana Haris, menyebut kondisi kekeringan terparah di Kecamatan Kemalang dan Kecamatan Jatinom. Di Kemalang, kekeringan merambah Desa Kendalsari, Sidorejo, Balerante, Tlogowatu, dan Tegalmulyo. Total bantuan air bersih sekitar 100 tangki.
Sedangkan di Jatinom, bantuan air yang disalurkan telah mencapai 130 tangki, yaitu untuk Desa Beteng, Bandungan, Socokangsi, dan Temuireng. (OL-3)
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Selain itu, BPBD juga akan membangun tiga sumur bor untuk mengatasi krisis air bersih.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved