Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Pesisir Selatan akan memperbanyak penyediaan sarana berupa peringatan tanda bahaya, terutama untuk kawasan yang masuk pada zona merah tsunami.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Herman Budiarto, mengatakan dari 12 dari 15 kecamatan yang ada di daerah tersebut berhadapan langsung dengan Teluk Mentawai, salah satu kawasan yang ditengarai sumber gempa besar.
Baca juga: Dewan Pengawas BPJS TK Dukung Pemda Tindak Perusahaan Bandel
"Karena dinilai gempa dan dampak tsunami, sehingga pemerintah daerah melalui BPBD akan berupaya maksimal supaya masyarakat yang masuk pada zona merah tsunami tersebut juga merasa aman, nyaman dan terlindungi," katanya, Jumat (25/1).
Disampaikannya, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah melalui penyedian sarana penyelamatan berupa jalur evakuasi, shelter. "Bahkan tak terkecuali keberadaan peringatan tsunami," ungkapnya.
Dijelaskan Herman, setelah sepuluh tahun bencana gempa melanda Sumbar, sejumlah sarana yang sudah dibangun dan dimiliki oleh daerah itu antara lain, shelter alami maupun buatan, jalur evakuasi, dan juga beberapa unit peringatan tsunami. Adapun terdapat 5 unit shelter, 4 unit diantaranya ditempatkan di kecamatan-kecamatan yang tidak memiliki daerah ketinggian seperti Kecamatan Pancungsoal, Sutera, Lenggayang dan Linggo Sari Baganti.
"Sedangkan satu unit shelter lagi terdapat di kota Painan, tepatnya di kawasan GOR Medan Bapaneh Rawang Painan atau bekas taman makam Pahlawan," jelasnya.
Sebagai daerah yang rawan gempa dan tsunami, kehadiran peringatan sebagai alat deteksi dini perlu dilakukan untuk daerah-daerah padat penduduk yang masuk pada zona merah tsunami tersebut.
"Hingga saat ini, Pessel sudah memiliki enam unit peringatan tanda bahaya tsunami. Enam unit itu dipasang di Kecamatan Linggo Sari Baganti,Ranahpesisir, Batang Kapas, Lenggayang, Koto XI Tarusan, dan Kota Painan," ungkapnya.
Baca juga: Catat Performa Terbaik, Pelabuhan Panjang Siap Mendunia
Peringatan dini tanda bahaya tsunami sangat besar manfaatnya, oleh karena itu pihaknya akan melakukan penambahan secara bertahap.
"Karena hanya bisa dilakukan secara bertahap, maka penempatanya akan lebih diprioritaskan pada kawasan-kawasan padat penduduk yang masuk pada zona merah tsunami," pungkasnya. (OL-6)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
BMKG menyatakan gempa bumi magnitudo 4,7 yang berpusat di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, tidak berpotensi tsunami.
Bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 silam mengajarkan para penakluk Samudera itu untuk lebih kuat, sabar dan teguh seperti karang dihempas gelombang.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pantai Selatan Bengkulu Utara, Bengkulu, pada Sabtu (27/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved