Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Bulog Banyumas Pastikan tak Ada Rembesan Beras Impor

Liliek Dharmawan
27/11/2015 00:00
 Bulog Banyumas Pastikan tak Ada Rembesan Beras Impor
(ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Bulog Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng),
memastikan kalau beras impor belum tidak masuk ke kabupaten setempat. Di pasaran, harga beras mulai mengalami lonjakan dari sebelumnya Rp9 ribu per kilogram (kg) kini menjadi Rp9.300 hingga Rp9.500 per kg.

Salah seorang pedagang di Ajibarang, Banyumas, Fatimah,54, mengungkapkan harga beras jenis IR 64 kelas medium kini mulai naik antara Rp300 hingga Rp500 per kg.

"Naiknya harga beras karena saat sekarang petani belum memasuki masa panen. Sebagian besar petani baru mulai mengolah tanah dan memulai tanam," katanya, hari ini.

Ia mengungkapkan kalau pasokan beras dari petani mulai berkurang sejak dua pekan lalu. Apalagi, pemrosesan gabah menjadi beras terkendala cuaca. "Biasanya, dalam sepekan mencapat pasokan 2-3 kuintal beras dari pedagang atau yang punya penggilingan beras. Tetapi saat ini tidak ada pasokan dari petani sehingga stok tidak ada," ujarnya.

Secara terpisah, Sekretaris Asosiasi Perberasan Banyumas Faturrahman menyatakan kalau juga mengatakan jika harga gabah di tingkat petani mengalami kenaikan.

"Saat ini harga gabah di tingkat petani Rp6 ribu per kg atau naik Rp500 dari sebelumnya Rp5.500 per kg. Bisa saja, harga gabah bakal melonjak lagi. Lonjakan harga gabah juga berdampak pada melonjaknya harga beras di pasaran," jelasnya.

Sementara Humas Bulog Banyumas M Priyono memastikan kalau beras impor tidak masuk ke Banyumas. Sebab, meski stok beras di tingkat petani menipis, tetapi masih tetap ada. Apalagi di beberapa tempat masih ada yang panen, walaupun luasannya kecil.

"Kami memastikan tidak ada beras impor yang masuk ke Banyumas," tegasnya.

Ia mengungkapkan jika stok di Bulog masih memiliki stok beras hingga Februari mendatang untuk melayani keluarga tidak mampu.

"Stok di beras Bulog Banyumas mencapai 18 ribu ton baik yang reguler maupun stok beras premium. Beras sebanyak itu mampu mencukupi kebutuhan hingga Februari mendatang," katanya. (Q-1)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya