Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA orang penyandang disabilitas intelektual dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini Temanggung, Jawa Tengah, akan diberangkatkan ke Dubai untuk mengikuti kompetisi olahraga bagi disabilitas Mid Summer pada Maret 2019. Mereka bergabung dengan lima wakil lainnya dari Indonesia.
Keduanya adalah Yunika Pujiastika untuk cabang olahraga (cabor) tenis meja dan Marita Ariyani untuk cabor sepakbola putri. Yunika terpilih mmengikuti kompetisi itu karena berhasil meraih medali perak pada kompetisi Soina (Special Olympics Indonesia) 2018 di Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu, juga untuk tenis meja. Adapun Marita untuk cabor sepakbola putri, ia dinilai berbakat.
Soina merupakan ajang pekan olahraga nasional yang khusus untuk penyandang tunagrahita atau penyandang disabilitas intelektual.
"Penilaian untuk mereka didapat tim pencari bakat pada ajang Soina," kata Kepala BBRSPDI Kartini Temanggung, Murhardjani, Jumat (23/11).
Yunika dan Marita akan bergabung dengan Eriska Oktvitamia, Juni Yuliatun (Jawa Tengah), dan Adriana S Aby (NTT) untuk cabor sepak bola putri. Kemudian, Juna Tamonob dari NTT untuk bola tangan, serta Zalwa Devaningtyas dari Jawa Tengah untuk cabor atletik.
"Januari 2019 mereka akan dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti training center selama dua bulan," kata Murhardjani.
Sebagai persiapan sebelum masuk pelatihan nasional tersebut, Yunika dan Marita mengikuti latihan intensif 2-3 kali dalam sepekan. Yunika juga diikutkan latihan di klub-klub tenis meja di Temanggung untuk berlatih dua kali sepekan. Latihan diberikan pula oleh tim dari BBRPDI.
"Nanti kalau mau maju, frekuensi latihannya bisa ditambah. Kalau untuk Marita karena sudah kami salurkan bekerja sejak tahun lalu jadi latihannya secara mandiri," pungkas Murhardjani. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved