Jumat 06 November 2015, 00:00 WIB

Balakar, Ujung Tombak Pemadam yang Bekerja tanpa Pamrih

Balakar, Ujung Tombak Pemadam yang Bekerja tanpa Pamrih

Antara
Simulasi pemadaman kebakaran

 

KEBAKARAN masih menjadi ancaman serius warga Ibu Kota. Kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran juga masih minim. Pun demikian, ada satu kelompok yang menjadi garda terdepan di tengah masyarakat yang mampu menjinakkan api.

Barisan relawan kebakaran atau balakar menjadi ujung tombak penanganan masalah kebakaran. Mereka tanpa pamrih membantu petugas pemadam kebakaran (damkar) memadamkan api jika terjadi kebakaran di satu wilayah.

Ahmad Saiful, Kepala Seksi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, mengatakan kehadiran balakar diakui sangat membantu petugas dalam proses pemadaman kebakaran.

Apalagi, Jakarta Timur termasuk wilayah yang paling sering terjadi kebakaran. Dalam waktu Januari hingga Oktober 2015, tercatat ada 233 kasus kebakaran dengan taksiran kerugian Rp292,4 miliar. Di Jakarta Timur sendiri ada 589 balakar yang tersebar di 10 kecamatan. Mereka membantu petugas damkar di 19 pos dan 6 sektor pemadam kebakaran.

"Selama ini mereka sangat membantu. Apalagi di wilayah mereka yang terjadi kebakaran, mereka menjadi orang yang menanggulangi kebakaran pertama itu dan memberikan informasi ke kami," kata Saiful, kemarin (Kamis, 5/11/2015).

Saiful menjelaskan, dalam menjalankan tugasnya, balakar tidak bisa terjun langsung memadamkan api. Itu karena belum semua balakar mempunyai teknik dasar memadamkan api. Balakar, kata Saiful, hanya boleh masuk ke ring dua saat terjadi kebakaran seperti gulung selang, cari sumber air, dan pengamanan sekaligus pendataan korban.

"Apalagi mereka enggak dikasih asuransi keselamatan. Makanya, mereka hanya bertugas membantu. Tapi kehadiran mereka sangat membantu kami semua," jelas Saiful.

Meski tidak bisa terjun memadamkan api langsung, para balakar, kata Saiful sudah dibekali alat pemadam seperti fire motor, pompa air portabel, dan juga pawang geni. Alat itu bisa digunakan untuk memadamkan api sebelum petugas damkar datang ke lokasi.


Yudith Runtupalit, 51, koordinator balakar Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, mengatakan meski tidak diberikan imbalan dalam menjalankan tugas, ia bersama anggota balakar lainnya mengaku tidak masalah. Tugas menjadi balakar dianggap sebagai kerja sosial untuk membantu warga dalam menangani kebakaran di wilayahnya.

"Kami juga sering adakan sosialisasi bahaya dan penanganan kebakaran ke tingkat RT dan RW. Ini tugas mulia, kami enggak berharap lebih," ucapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) DKI Jakarta Subejo menjelaskan kehadiran balakar merupakan upaya yang dilakukan pihaknya dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan permukiman, terutama lingkungan padat hunian. Jumlah anggota balakar di DKI Jakarta yang terdiri atas lima wilayah kota administrasi termasuk Kepulauan Seribu sebanyak 2.800 orang.

Menurut pengamat perkotaan dari Universitas Tarumanegara Sunaryo Herlambang, pemadaman dan pencegahan kebakaran di Ibu Kota memang tidak hanya cukup mengandalkan petugas, tapi juga harus memanfaatkan komunitas.

Masyarakat menjadi elemen yang sangat penting untuk tindakan pemadaman dan pencegahan bencana di kota-kota besar. Terlebih lagi, dari sisi tata ruang, Jakarta tidak mudah diperbaiki karena permukiman penduduk serta kawasan komersial yang semakin berkembang.

"Bukan hanya teknis dan petugas yang berbicara, melainkan juga masyarakat. Bentuk masyarakat relawan tanggap api, karena kebakaran di Jakarta juga sering kali menimpa pemukiman padat yang sulit dimasuki mobil. Dari situ masyarakatlah yang menjadi utama," kata Sunaryo, Rabu (4/11).

Selain memberdayakan masyarakat melalui komunitas tanggap api, pemetaan wilayah titik-titik rawan kebakaran seharusnya sudah dimiliki oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta. Dari pemetaan tersebut, nanti muncul wilayah-wilayah yang masyarakatnya perlu mendapat pembinaan tentang pencegahan dan penanganan kebakaran.(Mal/Ssr/Put/J-4).

 

 

Baca Juga

Antara

Polri Bekuk Mafia Tanah Bermodus Sengketa Lahan

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 21:08 WIB
"Ini akal-akalan mafia bagaimana caranya mereka menguasai semua dengan membuat surat yang palsu bahkan penyidik cek SK 67 yang ada di...
news-medical.net

Lansia di Jakarta Bisa Daftarkan Vaksinasi di Puskesmas Terdekat

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 20:55 WIB
Warga lanjut usia (lansia) DKI Jakarta kini sudah bisa mendaftarkan diri untuk menerima vaksin Covid-19 di Puskesmas yang terdekat dengan...
Antara/Reno Esnir

Kapolri sebut Aplikasi SINAR Untuk Hindari Penyelewengan

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 20:43 WIB
Listyo juga menuturkan dengan adanya aplikasi SINAR, aparat nantinya bisa mewujudkan pelayanan kepolisian penegakan hukum yang tegas dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya