Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi meluncurkan layanan bus transportasi massal Trans Beken pada Selasa (10/2) pagi. Warga bisa menikmati layanan bus ini tanpa dipungut biaya alias gratis selama masa uji coba satu bulan pertama.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menjelaskan, masa uji coba gratis ini bertujuan untuk memperkenalkan layanan sekaligus mengajak masyarakat beralih ke transportasi umum. Setelah masa uji coba berakhir, penumpang akan dikenakan tarif flat sebesar Rp4.500 dengan sistem pembayaran nontunai (cashless).
"Ini menjawab kebutuhan transportasi massal yang modern, aman, nyaman, dan tentu tepat waktu. Harapannya bisa memudahkan aktivitas masyarakat dalam bermobilitas," ujar Wali Kota kepada media, Selasa (10/2).
Tri Adhianto menyampaikan, trayek Trans Beken merupakan program lama yang sempat terhenti pada 2023. Trans Beken melayani rute Terminal Induk Bekasi menuju Harapan Indah. Jalur tersebut dirancang terintegrasi dengan titik transportasi strategis seperti Stasiun Bekasi serta layanan Light Rail Transit (LRT) Bekasi Timur dan Bekasi Barat.
Tri menyebut spesifikasi Trans Beken relatif sama dengan armada Trans Patriot yang sudah beroperasi sebelumnya. Standar yang diterapkan merujuk pada ketentuan Kementerian Perhubungan guna menjamin aspek keselamatan dan kenyamanan.
"Spesifikasinya relatif sama karena mengikuti ketentuan standardisasi kementerian. Mulai dari kebersihan, standar pengemudi, hingga kelaikan sarana dan prasarana. Jadi ada kepastian kendaraan dalam kondisi layak jalan dan memenuhi unsur keselamatan," katanya.
Namun, kehadiran Trans Beken mendapat respons negatif dari sebagian warga yang berprofesi sebagai pengemudi angkutan kota (angkot). Pada hari yang sama, ratusan sopir angkot berunjuk rasa menolak beroperasinya Trans Beken di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, atau di depan Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi.
Mereka mendesak pemerintah daerah menunda pengoperasian Trans Beken karena mengancam pendapatan mereka. Aksi demontrasi itu mengakibatkan lima trayek angkot mogok sementara beroperasi, hingga membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani tersendat.
Adapun lima trayek angkot yang mogok yakni Angkot K-07 rute Terminal Bekasi-Seroja, K-25 rute Rawa Panjang-Stasiun Cakung, K-11 rute Bantargebang-Terminal Bekasi, K-30 rute Taman Harapan Baru (THB) -Terminal Bekasi, dan K-10 rute Pondok Ungu - Terminal Bekasi.
"Yang kami inginkan jangan jalan dulu. Kalau pemerintah tidak ambil keputusan dan Trans Beken tetap jalan, kami makin parah," ujar salah seorang perwakilan pengemudi angkot, Gani.
Gani menambahkan, langkah Pemkot terlalu terburu-buru tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Menurutnya, seluruh sopir angkot di Kota Bekasi akan melakukan aksi unjuk rasa yang lebih besar jika permintaan mereka tidak dipenuhi. (AK/E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved