Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrat Ingrid Kansil akan memperjuangkan persoalan banjir di Bekasi dan Depok. Menurutnya, fenomena ini harus segera diselesaikan, mengingat sudah menjadi bencana musiman.
Baca juga : Hujan Lebat Sejak Jumat, 7 RT Wilayah Jakarta Barat Terendam Hingga 1 Meter
Sebagai caleg yang ditugaskan di Dapil Jawa Barat (Jabar) VI, yakni Kota Bekasi dan Depok, Ingrid sudah berkeliling ke sejumlah tempat di masa kampanye yang ditentukan KPU. Berbagai macam keluhan ia dapati selama menjumpai masyarakat, salah satunya banjir.
"Masyarakat mengeluhkan kali di sekitar tempat tinggal mereka kurang memiliki drainase yang baik. Dampaknya, warga selalu kebanjiran ketika musim penghujan datang," tutur Ingrid dalam siaran pers yang diterima wartawan, Minggu (7/1).
Persoalan lainnya adalah sanitasi dan air bersih yang terbatas. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu tak bisa menutupi kesedihannya ketika mendengar masih ada warga di sekitaran Ibu Kota yang masih kesulitan mengakses air bersih. "Semua aspirasi dari warga, insyaallah akan saya akomodir. Bagi saya, ini sangat miris sekali. Karena setiap musim penghujan pasti daerah mereka banjir. Ini sudah terjadi dari tahun ke tahun lho," sesal Ingrid.
Dengan kondisi saat ini, tentu tidak banyak yang bisa Ingrid perbuat. Namun, ia berencana menghubungi Pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah setempat, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menindaklanjuti persoalan warga. "Solusi yang dapat saya berikan saat ini adalah menghubungi institusi terkait, seperti Pemda dan Kementerian PUPR untuk memberikan perhatiannya terhadap permasalahan banjir, drainase, dan air bersih di Bekasi," janji Ingrid.
Ternyata, permasalahan serupa juga didapati ketika turun ke wilayah Depok. Hampir setiap wilayah yang ia kunjungi di Kota Belimbing ini kurang memiliki drainase yang baik, sehingga ketika hujan, banjir selalu melanda. "Di Kota Depok juga sama. Saya mendapatkan masukan dari warga bahwa banjir selalu datang ketika musing penghujan. Ini merupakan permasalahan tahunan yang ternyata belum selesai," kata Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) ini.
Dengan berbagai persoalan tersebut, Ingrid menganggap Pemerintah perlu segera membangun sistem drainase yang terintegrasi dengan tata kelola kota yang baik. Karena dengan cara seperti ini, banjir yang menghantui warga bisa teratasi. "Saya harap Pemerintah bekerja secara konkret. Bukan hanya mengecek, lalu tidak ditindaklanjuti. Dengan era keterbukaan informasi saat ini, saya yakin Pemerintah mengetahui kondisi ini. Tapi faktanya belum juga teratasi," kritiknya.
Sebab itu, Ingrid berjanji kepada warga Kota Bekasi dan Depok akan memperjuangkan persoalan ini sampai tuntas ketika terpilih menjadi anggota DPR RI. "Jika amanah warga diberikan ke saya, insyallah akan saya perjuangkan di parlemen," pungkasnya. (RO/B-4)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
SEBANYAK 112 rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang luapan Kali Kedunggigil, Rabu (11/2).
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved