Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, menuturkan sepanjang 2019 telah dilakukan penanaman 36.320 pohon dan 1.193.670 semak.
Penanaman pohon dan semak tersebar dilakukan di empat kawasan, yakni Taman Maju Bersama, Taman Grande, Jalur Pedestrian, dan Hutan Kota.
"Berbagai jenis tanaman penyerap polutan seperti Tabebuya berbagai warna, Trembesi, Ketapang Kencana, Kamboja, dan lain sebagainya telah ditanam di 4 jenis kawasan di Jakarta," terang Suzi dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (25/1).
Berikut wilayah penanaman pohon dan semak sebagai berikut di Taman Maju Bersama (TMB). Di bagian utara ditanam 136 pohon jenis Tabebuya, Palem Sadeng, dan Bungur. Lalu 63.214 semak jenis Bakung, Palem Kol, Pacing, dan Sambang Dara. Dibagian Timur 168 pohon jenis Tabebuya Pink, Tabebuya Kuning, Kiara Payung, Buni, Bunga Kupu-Kupu, dan Kamboja. Lalu 38.614 semak jenis Ruelia, Oleander, dan Gingseng putih.
Masih ditempat yang sama, dibagian barat ditanami 383 pohon jenis Trembesi, Tabebuya, Bungur, Kamboja, Baobab. Lalu 24.716 semak jenis Melati gambir, Bougenvile, Pucuk merah. Dibagian selatannya ada 500 pohon jenis Ketapang Kencana,Tabebuya, Mahoni, Kamboja jepang, Pisbol, Alpukat. Lalu 104.000 semak jenis Bougenvile, Ararea, Roelia, Lantana.
Di Taman Grande, tepatnya di Taman Puring ditanamin 29.622 semak jenis Alang merah, Alang hijau, kana, dan Angelonia. Lalu, di Taman Mataram ditanami 15 pohon jenis Tabebuya Putih. Kemudian ditanami 9.746 semak jenis Alang merah, Alang hijau, Airis, Pakis kelabang.
Kemudian di Jalur Pedestrian, di Sudirman ditanami 550 pohon jenis Tabebuya dan ketapang kencana. Lalu ditanami 56.869 semak jenis Bougenvile. Di kawasan Thamrin ditanami 15.746 semak jenis Bougenvile.
Baca juga: Soal Monas, Golkar Minta Anies Jangan Merasa Paling Benar
Di kawasan pedestrian Cikini ditanami 197 pohon jenis Tabebuya. Lalu ada 60.825 jenis Soka, Bougenvile, dan Melati Gambir. Di kawasan Kramat - Salemba ditanami 2.452 semak jenis Melati Gambir dan Pucuk Merah.
Dikawasan pedestrian Kemang ditanami 30 pohon jenis Tabebuya Ungu. Lalu 18.399 semak jenis Bougenvile. Di kawasan Satrio ditanami 380 pohon jenis Tabebuya, Anggur Laut, Bungur, Mindi, dan Bauhinia. Lalu 15.303 semak jenis Bougenvile dan Palem Kuning. Di pedestrian Semanggi ditanami 240 pohon jenis Tabebuya, Cocoloba, Buttercup.
Untuk Bidang Jalur Hijau ditanami 289.252 semak jenis Bakung, Lidah Mertua, Kana, Reulia. Di Hutan Kota, di bagian Mangrove ditanami 30.960 pohon jenis Mangrove. Lalu di Thamrin 10 ditanami 70 pohon jenis Tabebuya, Trembesi, Ketapang Kencana.
"Upaya penghijauan yang akan terus berlangsung ke depan ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak terkait dan masyarakat untuk ikut menjaga pohon-pohon dan semak yang telah ditanam," tandas Suzi. (OL-8)
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved