Selasa 17 Desember 2019, 09:42 WIB

Soal Colosseum, Anies Dituding Korbankan Anak Buah

Thomas Harming Suwarta | Megapolitan
Soal Colosseum, Anies Dituding Korbankan Anak Buah

MI/Insi Nantika Jelita
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah)

 

BUNTUT dibatalkannya pemberian penghargaan terhadap Diskotek Colosseum oleh Pemprov DKI Jakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan memecat pejabat di lingkungan Dinas Pariwisata DKI Jakarta karena dianggap lalai memberikan penghargaan ke tempat hiburan malam tersebut.

Reaksi warganet pun beragam. Ada yang menilai Anies pemimpin yang tidak bertanggung jawab dan tega mengorbankan anak buahnya.

"Jgn korbankan anak buah dengan kekuasaan @aniesbaswedan. Jika memang Anies berkilah karena tidak mengetahui lalu ada tanda tangan Anies di situ, Berani tidak Anies pidanakan Kadis atas pemalsuan atau pencatutan?" kata Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter @FerdinandHaean2, Selasa (17/12).

Tokoh yang juga mengkritik langkah Anies adalah Maman Suherman. Kata dia melalui akun Twitter @maman1965, "Nasib anak buah: Jadi tong sampah semua kesalahan."

Baca juga: Cabut Penghargaan untuk Colloseum, Anies Disebut Lemah dan Labil

Komentar juga datang dari akun @hermawanjsp. "Kasian bawahannya. Malah dibilang ttd nya pake cetakan lagi. Sama aja bilang pemalsuan itu mah. Duh nasib bawahan ya koq gitu-gitu amat," cuitnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan memecat pejabat yang dinilai lalai memberikan penghargaan ke tempat hiburan malam Colosseum 1001

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku ada kelalaian dalam memberikan penghargaan Adikarya Wisata. Atas kejadian itu, Anies menginstruksikan inspektorat melakukan pemeriksaan.

"Hari ini, Pak Gubernur telah memerintahkan inspektorat agar memeriksa jajaran yang terlibat dalam proses penilaian," kata Saefullah kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/12).

Saefullah menjelaskan Pemprov DKI menindak tegas pejabat yang terlibat dalam penilaian itu. Apabila terbukti ada kelalaian dari tim penyeleksi itu, akan memberikan sanksi pecat demi memudahkan proses pemeriksaan.

"Jajaran yang terlibat sementara dibebaskan tugas selama pemeriksaan berjalan," ujarnya. (OL-2)

Baca Juga

MI/M. irfan

Wagub DKI Sebut bakal Beri Sanksi Tempat Usaha yang Langgar PPKM

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 26 Februari 2021, 20:24 WIB
"Jadi memang kami dapat informasi ada tempat-tempat yang mencoba mensiasati PPKM mikro ini bagaimana caranya tutup jam 21.00. Dia...
dok.medcom

Mafia Tanah Serobot Ratusan Ha Lahan Warga Tangerang

👤Muhammad Fauzi 🕔Jumat 26 Februari 2021, 20:15 WIB
RATUSAN hektare (ha) tanah milik puluhan warga di Desa Babakan Asem, Kabupaten Tangerang, diduga telah diserobot oleh beberapa...
Antara

Terus Menurun, Jumlah Kasus Aktif Covid-19 DKI Kini 9.477

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 26 Februari 2021, 19:55 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 90 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya