Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
RANCANGAN Peraturan Daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dinilai minim keberpihakan pada masyarakat nelayan. Lantaran itu, Gubernur Anies didesak mencabut raperda tersebut sebab mengingkari janjinya saat kampanye lalu.
Desakan itu disampaikan Komunitas Nelayan Tradisio-nal (KNT), Walhi, dan Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), saat berunjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.
Direktur Eksekutif Walhi DKI Jakarta Tubagus Sholeh Ahmad mengatakan Raperda RZWP3K seharusnya dibahas bersama-sama. Khususnya kelompok usaha seperti nelayan.
Namun, justru selama ini Pemprov DKI tidak pernah mengundang nelayan serta pemangku kepentingan lain dari elemen masyarakat untuk dimintai pendapat terkait dengan RZWP3K.
"Padahal, saat bermula dari Undang-undang 27 Tahun 2007, tentang Pengelolaan WP3K yang diubah menjadi UU 1/2014 digugat oleh kami lalu kami menang, seharusnya pembahasan RZWP3K melibatkan masyarakat dan kelompok usaha. Ini nyatanya kok tidak," sesal Tubagus Sholeh.
Tubagus yang akrab disapa Bagus, menerangkan perda tentang RZWP3K sesungguhnya adalah turunan UU yang hadir menjadi penengah bagi nelayan dan korporasi atau individu.
Namun, pada praktiknya penyusunannya selalu berma-salah. Tanpa pelibatan masyarakat ia pesimistis nelayan di Teluk Jakarta dapat bebas melaut mencari nafkah.
"Sebab, saat ini saja nelayan itu potensi kriminalisasinya sangat tinggi. Nelayan Pulau Pari sudah dikriminalisasi. Jadi upaya penengah konflik dengan evaluasi kebijakan itu harus diambil," tegasnya.
Di sisi lain, kritik juga Bagus alamatkan kepada Kemente-rian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang kurang maksimal dalam mengawasi penyusunan raperda RZWP3K yang ada di Jakarta maupun di wilayah-wilayah lainnya.
"Mereka harusnya meng-evaluasi kebijakan, tetapi tidak dilakukan," ujarnya.
Sekjen Kiara, Susan Hera-wati, menambahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melanggar janji kampanye untuk berpihak pada kesejahte-raan nelayan. Hal itu ditunjukkan melalui penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) di atas pulau reklamasi.
"Dia enggak berani untuk membatalkan. Ngerinya lagi di dalam Raperda RZWP3K kalau dari analisis kami tak ada pemukiman nelayan di Teluk Jakarta. Sedihnya lagi di dalam raperda itu ada permukiman nonnelayan. Kan jadi pertanyaan, kok jadi lucu? Ini berdasarkan analisis draf raperda itu. Berangkat dari situ. Adanya pemukiman non-nelayan dan itu berada di wilayah pesisir yang elite," kata Susan.
Sebelumnya, Dinas Keta-hanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI hendak merencanakan pengajuan kembali Raperda RZWP3K yang sudah masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun ini. Raperda itu akan mengatur terkait dengan zonasi perairan Teluk Jakarta termasuk perairan di sekitar pulau hasil reklamasi dan Kepulauan Seribu. (Put/J-3)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 397 lapangan padel yang sedang didalami oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pihaknya akan memperketat aturan terkait pendirian lapangan padel di kawasan permukiman.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemprov DKI Jakarta akan membatasi jam operasional lapangan padel di permukiman padat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima 3.922 Sertifikat Hak Pakai atas tanah aset milik daerah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Pramono Anung meresmikan Transjabodetabek B51 Cawang-Cikarang. Tarif Rp3.500, jam 05.00-07.00 Rp2.000. Cek rute dan halte.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved