Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

16 Jabatan Eselon II Kosong, Anies: Program Tetap Jalan

Putri Anisa Yuliani
26/2/2019 15:13
16 Jabatan Eselon II Kosong, Anies: Program Tetap Jalan
(MI/Rommy)

SEBANYAK 16 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) eselon II di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk saat ini kosong dan hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tak khawatir dengan keadaan tersebut. Anies bertutur, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan tetap bekerja sesuai Tugas pokok dan fungsinya. Posisi Plt pun dipastikan diisi oleh ASN lain yang profesional.

Selain itu, banyak posisi yang diisi oleh Plt dimaksudkan agar pihaknya dapat menempatkan ASN yang tepat melalui proses lelang jabatan nantinya.

Baca juga: BKD Buka Lelang Jabatan, PNS Berpangkat IV A Wajib Daftar

"Seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) Plt diisi oleh atasannya, Asisten Sekda Bidang Pembangunan. Jadi tidak khawatir," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (26/2).

Ia yakin, jajaran SKPD akan bekerja profesional serta menyelesaikan program yang belum diselesaikan oleh pimpinan sebelumnya. Semisal saja nasib rancangan peraturan gubernur tentang pelarangan kemasan plastik yang belum usai disusun hingga kini. Ia yakin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan mampu menyelesaikan rancangan pergub itu meski ditinggalkan oleh mantan Kadis LH Isnawa Adji yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.

"Pekerjaan itu tidak tergantung pada satu orang. Ada banyak orang profesional di DLH yang saya yakin bisa menyelesaikannya," jelasnya.

Baca juga: PPATK Masih Kumpulkan Data Aliran Dana Kasus Pengaturan Skor

16 jabatan eselon II yang kosong itu, menurut Anies, akan segera dibuka masa lelang jabatannya. Ia pun tidak menutup kemungkinan mengangkat kembali ASN yang dahulu pernah didemosi atau diturunkan jabatannya oleh gubernur sebelumnya.

"Sementara kita ingin ada figur-figur baru berpotensi yang selama ini tersembunyi, distafkan, tidak jadi eselon, dan lain-lain. Nah, itu yang mau kita tarik, tapi kan saya tidak boleh angkat orang satu-persatu, kita harus buka," ujarnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya