Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden RI Jusuf Kalla menilai terdapat beberapa wilayah di Jakarta yang masih kumuh. Kalla menganalogikan Jalan MH Thamrin layaknya Singapura, sementara wilayah di Belakang Jalan MH Thamrin dan Tanjung Priok seperti Bangladesh.
Kondisi itu dilihat Kalla saat meninjau kemacetan Jakarta melalui helikopter bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Selasa (29/1).
Berkaitan dengan hal tersebut, pengamat tata kota Yayat Supriyatna mengatakan, salah satu hal yang dapat dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menghilangkan wilayah kumuh yakni dengan mengharmonisasikan rencana tata ruang wilayah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
"Mengharmonisasikan antara rencana tata ruang dan RPJMD . Spasial plan plus developement plan adalah kata kunci, termasuk sistem transportasi," tegas Yayat kepada Media Indonesia, Rabu (30/1).
Baca juga : Pengamat Sebut Kawasan Kumuh Jakarta Capai 15 Ribu Hektare
Dirinya menilai, banyaknya area kumuh di Jakarta merupakan dampak dari kemiskinan. Mahalnya harga lahan di Jakarta menjadikan masyarakat kelas menengah ke bawah lebih memilih untuk tinggal di perkampungan.
Selain itu, tarif transportasi yang tinggi menjadikan masyarakat lebih memilih untuk tinggal dekat dengan kantornya.
Untuk itu, demi mengurangi area kumuh Jakarta, Yayat menyatakan pemprov harus mengintegrasikan perencanaan tata ruang dengan sistem transportasi.
"Perencanaan tata ruang harus mengharmonikan antara transportasi dan permukiman," katanya.
Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui masih ada wilayah di Jakarta yang dipenuhi dengan area kumuh.
Anies mengungkapkan pemprov akan melakukan sejumlah cara agar wilayah kumuh di Jakarta dapat berkurang.
"Lapangan pekerjaan untuk jangka pendek, jangka panjangnya tata ruang. Pemprov akan membuat aturan-aturan yang kondusif, memungkinkan penjual dan pembeli jasa bertemu, dan pelatihan-pelatihan bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan," tutur Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/1). (OL-8)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved