Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Syaikhu Bakal Fokus Penanganan Sampah Bila Jadi Wagub DKI

Gana Buana
16/11/2018 17:40
Syaikhu Bakal Fokus Penanganan Sampah Bila Jadi Wagub DKI
(MI/Bayu Anggoro)

CALON Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Syaikhu mengaku akan melanjutkan 23 janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Salah satunya adalah membangun teknologi pegolahan sampah bagi warga DKI Jakarta.

“Tentu saya masih meneruskan janji Bang Anies yang saat itu masih bersama Bang Sandi (Sandiaga Uno)," kata Ahmad Syaikhu saat dihubungi, Jumat (16/11).

Menurut Syaikhu, saat ini ia bersama Agung Yulianto diamanatkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon wakil Gubernur DKI untuk menggantikan Sandiaga Uno yang kini mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Dalam waktu dekat mereka akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan oleh Partai Gerindra.

“Kami sudah bertemu dengan tim dari Partai Gerindra untuk membicarakan fit and proper test,” jelas dia.

Syaikhu mengatakan pada prinsipnya ia akan terus menyokong apa yang sudah menjadi program Gubernur DKI Anies Baswaden. Ia pun mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan orang nomor di Jakarta itu dan mereka kerap membahas program pembangunan Jakarta.

Khusus terkait pengelolaan sampah, Syaikhu menyatakan hal itu sempat dibahas juga bersama Anies. Menurut dia, komunikasi yang sudah dibangun antara Wali Kota Bekasi dan Gubernur DKI tinggal diteruskan oleh perangkat pemerintah di bawah mereka.

Keyakinan untuk bisa menjalankan mandat sebagai Wagub DKI melekat dalam diri Syaikhu. Ia mengaku sudah banyak mengenal karakter warga Jakarta. Setidaknya, ketika sudah menduduki sebagai orang nomor dua tidak ada lagi keraguan untuk membangun.

“Saya banyak belajar memahami kultur masyarakat Jakarta yang tidak jauh beda dengan warga Bekasi,” tandas mantan Wakil Wali Kota Bekasi tersebut.

Sebelumnya, sempat terjadi kisruh penanganan sampah DKI Jakarta karena Wali Kota Bekasi memutuskan untuk membatasi waktu lintas truk sampah dari DKI Jakarta ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Hal itu disebabkan Pemprov DKI Jakarta keberatan memenuhi permintaan dana kemitraan sebesar Rp2,09 triliun yang diajukan Pemerintah Kota Bekasi untuk tahun ini. Dana itu disebut Pemkot Bekasi terkait kerja sama pembuangan dari DKI ke Bekasi. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya