Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut sebagian besar warga korban kebakaran Kembangan Utara rela direlokasi. Meski demikian, ia mengakui sebagian kecil warga RT 016/RW 005, Kembangan Utara, Jakarta Barat masih bertahan dan menolak direlokasi ke Rusun Rawa Bebek.
"Sebagain besar (setuju), mereka sudah menerima dan menurut Pak Wali Kota (Jakarta Barat) mereka sudah setuju. Memang ada beberapa sebagian kecil masyarakat yang masih ingin diperpanjang sampai lebaran, sampai masuk sekolah," kata Sandiaga, Kamis (3/5).
Sandiaga pun akan mengevaluasi permintaan sebagian kecil warga korban kebakaran tersebut. Ia akan menampung semua aspirasi warga dan menekankan tidak menggunakan metode penggusuran.
"Kita akan tampung sesuai dengan solusi yang kita terapkan di wilayah lain. Itu kasih solusi, tidak semena-mena seperti menggusur," imbuhnya.
Sebelumnya, sejumlah warga yang mengaku korban kebakaran menggelar unjuk rasa di depan gedung Balai Kota dan DPRD DKI. Menyikapi penolakan dari warga itu, DPRD DKI menyurati tiga dinas yang terkait proses relokasi tersebut
Warga menyatakan menolak untuk direlokasi ke rusun. Tak hanya itu mereka menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang anti penggusuran di Ibu Kota.
"Kita menolak, dan meminta Gubernur menepati janjinya, Sekarang beliau sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta maka dengan ini kami meminta kepastian untuk menempati lahan tsrsebut, kami tidak mau di rusunawa," ucap Koordinator aksi Aris Clower, kemarin.
Sebanyak 450 rumah ludes terbakar di Jalan Perumahan Taman Kota, Kembangan Utara, Jakarta Barat 29 Maret lalu. Permukiman warga yang terbakar itu diklaim Pemprov DKI sebagai lahan untuk fasos dan fasum. Sehingga warga diminta untuk pindah ke rusun. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved