Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian menyatakan, dalam pengamanan Asian Games, pihaknya memberikan atensi khusus pada sejumlah negara seperti Myanmar, Korea Utara, dan negara-negara Timur Tengah.
"Kita waspadai kontingen-kontingen tertentu yang mungkin bisa jadi sasaran, kita berikan atensi khusus, seperti Myanmar karena isu Muslim Rohingya, Korea Utara, dan negara konflik seperti timur tengah. Meskipun bagus, kita tetap waspada," cetus Tito di Jakarta, Rabu (2/5).
Selain itu, menurut Kapolri, pihaknya juga mewaspadai ancaman kejahatan konvensional yang marak terjadi di keramaian, seperti copet dan jambret. Terkait penanganan jenis kejahatan ini, Polri sudah mulai melakukan operasi premanisme.
"Kita juga waspadai kasus konvensional seperti copet jambret dll. Sudah dilounching minggu kemarin operasi premanisme",kata Kapolri.
Namun demikian, kemacetan di sekitar Jakarta tetap menjadi ancaman paling serius. Terutama karena ada pembangunan LRT dan lubang-lubang bekas pembangunan proyek tersebut. Serta Asian Games bersamaan dengan hari kerja yang tentu saja macet parah.
"Mudah-mudahan tiga bulan ke depan lrt sudah jalan penuh, dan lubang-lubang karena pembangunan itu sudah diselesaikan. Kalau tidak, kita rekayasa lalu lintas. Juga pas hari kerja, macet luar biasa. Beberapa venue yang jauh, kita kawal, maksimal 45 menit. Sebab kalau mereka kelelahan di jala akibat macet, maka kita bisa dikomplain," ujar Tito. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved