Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai memikirkan penggunaan bus listrik sebagai angkutan publik di Jakarta. Pasalnya, saat ini dunia mulai mengarah ke pemanfaatan kendaraan listrik. Menanggapi permintaan Presiden tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan siap menjalankan.
"Langsung dijalanin, pak Presiden perintah, saya sampaikan kita langsung order untuk pilot project. Saya mau pilot project dulu di beberapa rute utama (Transjakarta) dan disiapkan prasarananya juga," ujar Sandiaga usai menghadiri acara Konvensi dan Pameran Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-42 di Jakarta Convention Center, Rabu (2/5).
Sandiaga mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan langsung memesan bus listrik untuk menjadi pilot project. Ia menargetkan pilot project dengan bus listrik akan dilakukan pada tahun ini.
"Alangkah baiknya pas Asian Games ada satu showcase," sebutnya.
Sandi mengungkapkan selama ini hambatan untuk memakai bus listrik adalah belum tersedia sarana dan prasarana seperti stasiun pengisian bahan bakar listrik.
"(Halangan) biasanya berkaitan dengan sparepart, berkaitan dengan stasiun isi, berkaitan dengan kesiapan teknologi, dan SDM. Tapi kita bilang ini perintah langsung dari Presiden," ungkapnya.
Bahkan Sandi tidak menutup kemungkinan penggunaan 100% bus listrik pada tahun depan jika uji coba berjalan baik. "Kalau Shenzhen saja bisa 100% kenapa kita enggak gitu," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved