Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Wali Kota Ditagih Janji soal Tim Sejarah

13/12/2017 09:29
Wali Kota Ditagih Janji soal Tim Sejarah
(MI/BARY FATHAHILAH)

UPAYA Kota Bogor untuk menelusuri sejarah pembentukan kota mereka belum berbuah hasil. Rencana pembentukan tim penelusuran sejarah Bogor di Leiden, Belanda, hingga kini belum terlaksana.

Pemerhati budaya asal Bogor Rahmat Iskandar menagih janji Wali Kota Bima Arya Sugiarto terkait dengan pembentukan tim itu.

Rahmat mengatakan, kunjungan wali kota ke Leiden pada September lalu tidak membawa hasil yang memuaskan bagi kalangan sejarawan dan budayawan.
"Wali kota hanya membawa dua buku dan satu gambar Istana Bogor tahun 1819. Artinya, masih dalam bentuk sebelum direstorasi 1850 pada masa Gubernur Jenderal AJ Duymaer van Twist," ujarnya.

Pada Rabu (27/9), Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan akan membentuk tim ekspedisi yang akan menelusuri arsip sejarah Bogor yang tersimpan di museum arsip maupun universitas yang ada di Belanda.

Pembentukan tim ekspedisi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannyake Universitas Leiden dalam rangka menelusuri jejak sejarah Bogor.

"Tim akan melanjutkan penelitian arsip sejarah Bogor. Namanya tim ekspedisi Pakuan Pajajaran," kata Bima kala itu.

Sebelum berangkat ke Belanda, Bima membentuk tim kerja sama dengan pihak arsip dan budayawan untuk memberikan daftar belanja dokumen arsip apa saja yang akan diboyong dari 'Negeri Kincir Angin' tersebut.

Namun, Rahmat menilai 'oleh-oleh' yang dibawa Wali Kota itu mengecewakan. Pihak sejarawan dan budayawan, kata Rahmat, memperkirakan arsip yang akan dibawa pulang ialah yang terkait dengan Kerajaan Pakuan Pajajaran.

"Selain gambar Istana dan dua buku, ada beberapa rekaman lain yang tidak saya buka karena kurang relevan dengan tema sejarah Bogor," tambah Rahmat.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah kota lebih serius dengan rencana penelusuran sejarah tersebut. "Rencananya wali kota akan membantuk tim penelusuran sejarah Bogor jilid dua," tandasnya. (Ant/J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya