Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

UNRWA: Perang akibatkan 660 Ribu Anak Gaza Kehilangan Hak Pendidikan

Ferdian Ananda Majni
31/8/2025 14:07
UNRWA: Perang akibatkan 660 Ribu Anak Gaza Kehilangan Hak Pendidikan
Ilustrasi(Xinhua)

BADAN PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menyuarakan peringatan serius terkait krisis pendidikan di Gaza. Lebih dari 660.000 anak di wilayah tersebut kehilangan kesempatan bersekolah akibat agresi militer Israel yang terus berlangsung.

"Perang di Gaza adalah perang terhadap anak-anak dan harus segera dihentikan. Anak-anak harus selalu dilindungi," kata UNRWA dalam pernyataannya seperti dikutip Anadolu, Minggu (31/8).

Badan ini menekankan bahwa generasi muda Gaza kini berada dalam ancaman menjadi generasi yang hilang.

Berbeda dengan Tepi Barat yang rencananya akan membuka kembali sekolah pada 1 September, ruang-ruang kelas di Gaza tetap tertutup. 

Kementerian Pendidikan Palestina melaporkan sekitar 700.000 siswa tak bisa melanjutkan pendidikan, termasuk lebih dari 70.000 pelajar yang gagal mengikuti ujian sekolah menengah selama dua tahun berturut-turut.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 17.000 siswa sekolah dan 1.200 mahasiswa di Gaza, serta melukai puluhan ribu lainnya. Situasi serupa juga terjadi di Tepi Barat, di mana sejumlah pelajar menjadi korban jiwa, terluka, atau ditahan pasukan Israel.

Korban dari kalangan tenaga pendidik pun tidak sedikit. Hampir 1.000 guru dan staf pendidikan tewas di Gaza, sementara ribuan lainnya terluka atau ditahan. 

Secara keseluruhan, agresi Israel sejak Oktober 2023 telah merenggut lebih dari 63.400 nyawa warga Palestina dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur, membuat Gaza kini menghadapi ancaman kelaparan.

Tekanan internasional terhadap Israel pun meningkat. Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan. 

Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya