Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Australia Scott Morrison, Selasa (4/8), mengatakan tidak ada bukti Tiktok menyalahgunakan data milik ratusan juta pengguna mereka.
"Kami telah menyelidiki dengan seksama dan tidak ditemukan bukti bahwa ada penyalahgunakan data pengguna," ujar Morrison dalam pertemuan Forum Keamanan Aspen di Aspen, Colorado, Amerika Serikat (AS).
"Ada banyak hal yang memalukan di Tiktok namun begitulah media sosial," imbuhnya sembari tertawa.
Baca juga: Warga Australia Tewas dalam Ledakan di Beirut
Namun, lanjut Morrison, warga Australia harus menyadari bahwa Tiktok dan media sosial lainnya, termasuk yang dimiliki perusahaan asal AS, mengoleksi sejumlah besar informasi dari penggunanya.
Perbedaan Tiktok adalah informasi yang ada bisa diakses ke tingkat negara, mengacu pada kewajiban perusahaan Tiongkok untuk berbagi data dengan badan intelejen negara jika diperlukan.
"Namun, saya rasa, semua orang harus paham bahwa tidak ada sesuatu pun, hingga titik ini, yang menunjukkan bahwa keamanan di Tiktok terancam," tegas Morrison.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, Senin (3/8), dengan alasan keamanan memberi tenggat selama enam pekan kepada ByteDance, perusahaan induk Tiktok, untuk menjual aplikasi itu kepada perusahaan AS atau akan dilarang beroperasi di 'Negeri Paman Sam' itu.
Saat ini, Microsoft tengah terlibat pembicaraan dengan ByteDance mengenai kemungkinan pembelian Tiktok.
Duta Besar Tiongkok untuk AS Cui Tiankai mengatakan bahwa sikap Trump yang memaksa penjualan Tiktok ke perusahaan AS melanggar prinsip pasar bebas.
"Ada intervensi politik yang luar biasa pada pasar. Ada diskriminasi terhadap perusahaan Tiongkok padahal perusahaan itu adalah perusahaan swasta," keluh Cui.
"Mengeluhkan Tiongkok tidak memberi perusahaan AS kesempatan bersaing namun pada saat yang sama memperlakukan perusahaan Tiongkok dengan tidak adil adalah sikap yang hipokrit," pungkasnya. (AFP/OL-1)
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Tren busana muslim Lebaran 2026 menemukan pemenangnya pada sosok Inara Rusli yang gaya berpakaiannya kini diproduksi massal dengan nama unik "Gamis Bini Orang".
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Instagram resmi menguji fitur Short Drama untuk menyaingi TikTok. Simak analisis mendalam fitur drama pendek vertikal dan potensi monetisasinya di sini
Dengan akun TikTok, pengguna bisa mengunggah dan mengedit video, menyukai, mengomentari, dan menyimpan video, mengikuti dan diikuti akun lain, menerima notifikasi, serta melihat statistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved