Senin 11 November 2019, 11:16 WIB

Pengunduran Presiden Morales Disambut Meriah Warga Bolivia

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Pengunduran Presiden Morales Disambut Meriah Warga Bolivia

AFP/Daniel Walker
Masyarakat Bolivia melakukan perayaan di Kota Santa Cruz setelah Presiden Evo Morales menyatakan mengundurkan diri.

 

PRESIDEN Bolivia Evo Morales mengundurkan diri, Minggu (10/11) waktu setempat, menyusul aksi protes yang telah berlangsung tiga pekan.

Unjuk rasa memprotes hasil pemilu yang diduga diwarnai kecurangan serta memicu aksi kekerasan. Pihak militer dan polisi menarik dukungan mereka terhadap pemerintah Morales.

"Saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai presiden," kata Morales, seorang politikus sayap kiri, dalam pidato yang disiarkan televisi setempat.

Pengunduran diri dari Morales tersebut datang hanya beberapa jam setelah banyak menteri dan pejabat senior juga melepaskan jabatan.

Sejumlah menteri dan pejabat tak lagi loyal mendukung Morales yang sebelumnya menjadi presiden terlama di kawasan Amerika Latin.

Setelah pernyataan Morales mengundurkan diri, jalan-jalan di Kota La Paz langsung dipenuhi warga untuk menyambut pengunduran presiden yang berkuasa sejak 22 Januari 2006.

Masyarakat  Bolivia merayakan dengan gembira dan juga menyalkan petasan serta mengibarkan bendera merah, kuning, dan hijau negara itu.

Kandidat oposisi utama dalam pemilihan, mantan Presiden Carlos Mesa, mengatakan rakyat Bolivia telah memberi pelajaran kepada dunia. “Besok Bolivia akan menjadi negara baru," ujar Mesa.

Dalam kebingungan,  20 anggota parlemen dan pejabat pemerintah memilij berlindung di kediaman Duta Besar Meksiko dan pemerintah Meksiko juga menyatakan pihaknya menawarkan suaka politik kepada Morales.

Pada Minggu (10/11) malam, polisi mengumumkan mereka telah menangkap Maria Eugenia Choque, kepala pengadilan pemilu negara itu, sebuah lembaga yang dikutuk oleh pihak oposisi sebagai bias.

Kuba dan Venezuela, sekutu lama Morales, serta pemimpin kiri Brazil Luiz Inacio Lula da Silva dan presiden terpilih Argentina Alberto Fernandez, mengecam yang mereka sebut sebagai ‘kudeta’.

Morales, anggota komunitas adat Aymara, adalah mantan petani koka yang menjadi presiden adat pertama Bolivia pada 2006.

Dia membela warisannya  yang mencakup keuntungan besar melawan kelaparan dan kemiskinan dan melipatgandakan ekonomi negara itu selama hampir 14 tahun menjabat.

Ia memperoleh masa jabatan keempat yang kontroversial ketika ia dinyatakan sebagai pemenang pemilu presiden 20 Oktober dengan selisih yang kecil.

Namun pihak oposisi mengatakan ada kecurangan dalam penghitungan suara dan tiga minggu protes jalanan terjadi, yang mengakibatkan tiga orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

Organisasi Negara-negara Amerika (OAC) melakukan audit pemilu. Pada Minggu (10/110, OAC melaporkan penyimpangan dalam hampir setiap aspek yang diperiksa, mulai dari teknologi yang digunakan, managemen surat suara, integritas penghitungan, hingga proyeksi statistik. (AFP/Hym/OL-09)

Baca Juga

AFP/Miguel SCHINCARIOL

Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Dunia Lampaui 3 Juta

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 18 April 2021, 09:27 WIB
Rata-rata lebih dari 12.000 kematian tercatat secara global setiap hari dalam sepekan terakhir, dengan jumlah keseluruhan melebihi 3 juta...
AFP/Handout / EU DELEGATION IN VIENNA

Perundingan Nuklir Iran Dilaporkan Positif

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 18 April 2021, 09:14 WIB
Perwakilan Uni Eropa Enrique Mora, Sabtu (17/4), mengatakan ada kemajuan dalam perundingan itu namun masih banyak kerja yang harus...
AFP/JIM WATSON

Biden Main Golf untuk Pertama Kali Sejak Jadi Presiden AS

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 18 April 2021, 09:03 WIB
Biden, selama ini, menyembunyikan kegemarannya bermain golf, berbeda dengan pendahulunya Donald Trump yang berusaha bermain sesering...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya