Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BACAAN tahiyat awal dan tahiyat akhir adalah bagian penting dalam sholat. Membaca doa ini dengan benar akan membuat ibadah semakin sempurna. Berikut penjelasan lengkap dan mudah dipahami.
Tahiyat awal dibaca saat duduk di rakaat kedua pada sholat yang memiliki lebih dari dua rakaat. Posisi duduknya adalah iftirasy, yaitu duduk dengan kaki kiri dilipat di bawah tubuh.
Arab:
Latin:
Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaatu. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu.
Arti:
Segala penghormatan, keberkahan, dan kebaikan adalah milik Allah. Keselamatan semoga terlimpahkan kepadamu wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan berkah-Nya. Keselamatan semoga terlimpahkan kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
Tahiyat akhir dibaca pada rakaat terakhir sebelum salam. Posisi duduknya adalah tawarruk, yaitu pantat di lantai dan kaki kiri keluar dari sisi kanan.
Arab:
Latin:
Attahiyyaatu lillaahi... (sama seperti tahiyat awal hingga wa rasuuluhu)
Allaahumma sholli 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammadin kamaa shollaita 'alaa Ibraahiima wa 'alaa aali Ibraahiima innaka hamiidun majiid. Allaahumma baarik 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammadin kamaa baarakta 'alaa Ibraahiima wa 'alaa aali Ibraahiima innaka hamiidun majiid.
Arti:
(Sama seperti tahiyat awal hingga akhir kalimat syahadat)
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau limpahkan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
Bacaan tahiyat awal dan akhir berasal dari hadits shahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim:
Hadits Shahih (HR. Bukhari no. 1202 & Muslim no. 403):
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kami tahiyyat dalam sholat...” (kemudian beliau menyebutkan bacaan tahiyat seperti di atas).
Perintah bershalawat kepada Nabi tercantum dalam Al-Qur’an:
QS. Al-Ahzab ayat 56:
Arab:
Latin: Innallaha wa malaaikatahu yusholluuna 'alan-nabiyy, yaa ayyuhalladziina aamanuu shalluu 'alaihi wa sallimuu tasliimaa.
Arti: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved