Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjamak sholat adalah keringanan dalam Islam untuk menggabungkan dua waktu sholat, seperti sholat Maghrib dan Isya, dalam satu waktu tertentu. Artikel ini menjelaskan cara menjamak sholat Maghrib di waktu Isya dengan langkah-langkah sederhana, syarat yang harus dipenuhi, dan dasar hukumnya berdasarkan Al-Qur'an dan hadits shahih.
Sholat jamak adalah menggabungkan dua sholat wajib dalam satu waktu, misalnya sholat Maghrib dan Isya dilakukan pada waktu Isya. Ini diperbolehkan dalam kondisi tertentu, seperti saat bepergian jauh (musafir) atau dalam keadaan darurat seperti hujan lebat. Menjamak sholat memudahkan umat Islam menjalankan ibadah tanpa mengurangi kewajiban.
Sebelum menjalankan sholat jamak, pastikan Anda memenuhi syarat berikut:
Berikut adalah panduan praktis untuk menjamak sholat Maghrib di waktu Isya (jamak ta’khir):
Teks Arab: أُصَلِّي فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا إِلَى الْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal maghribi tsalatsa raka’atin majmu’an ilal ‘isyai jam’a ta’khirin lillahi ta’ala
Artinya: Aku niat sholat fardu Maghrib tiga rakaat digabung ke sholat Isya dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.
Teks Arab: أُصَلِّي فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا إِلَى الْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal ‘isyai arba’a raka’atin majmu’an ilal maghribi jam’a ta’khirin lillahi ta’ala
Artinya: Aku niat sholat fardu Isya empat rakaat digabung ke sholat Maghrib dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.
Sholat jamak memiliki dasar hukum yang kuat dalam Al-Qur'an dan hadits. Berikut dalilnya:
Al-Qur'an surah An-Nisa ayat 101 menyebutkan keringanan bagi musafir:
Teks Arab: وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ
Latin: Wa idza dharabtum fil ardhi falaisa ‘alaikum junahun an taqshuru minash shalah
Artinya: Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah berdosa kamu mengqasar sholat… (QS. An-Nisa: 101)
Ayat ini menunjukkan keringanan dalam sholat, termasuk jamak, bagi musafir.
Hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu:
Teks Arab: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ صَلَاةِ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ جَمْعًا فِي السَّفَرِ
Latin: Kana rasulullahi shallallahu ‘alaihi wasallam yajma’u baina shalatidh dzuhri wal ‘ashri wal maghribi wal ‘isyai jam’an fis safar
Artinya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjamak sholat Dzuhur dengan Ashar dan Maghrib dengan Isya saat bepergian. (HR. Muslim)
Berikut beberapa tips agar sholat jamak Anda sah dan sesuai syariat:
Menjamak sholat Maghrib di waktu Isya adalah keringanan syariat yang memudahkan umat Islam dalam kondisi tertentu, seperti saat musafir atau darurat. Dengan memahami cara menjamak sholat Maghrib di waktu Isya, syarat, dan dalilnya, Anda dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan sesuai ajaran Islam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved