Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Pendekatan mindfulness kini digadang sebagai strategi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan. Lebih dari sekadar metode relaksasi, praktik ini diyakini mampu menjaga keberlanjutan sekolah melalui berbagai manfaat, mulai dari kesehatan mental guru hingga daya tahan menghadapi krisis.
“Mindfulness Leadership bukan sekadar teknik relaksasi, melainkan keterampilan kepemimpinan yang membantu pemimpin pendidikan mengelola emosi, membangun empati, dan mengambil keputusan dengan kejernihan pikiran,” ujar Pakar Mindfullness Internasional, Asheena Baez dalam sebuah forum pendidikan di Global Sevilla School Pulo Mas, Jakarta, Jumat (29/8).
Perwakilan Yayasan Budi Pekerti Luhur, Andrew J Jules Soebali,menegaskan pentingnya penerapan program Mindfulness Leadership dalam menjaga kualitas pendidikan.
“Kami percaya kesejahteraan guru dan pengurus sekolah adalah fondasi utama kualitas pendidikan. Melalui program ini, kami ingin memastikan setiap pendidik mampu mengajar dengan efektif sekaligus menjadi pemimpin yang sadar, peduli, dan siap menghadapi perubahan. Inilah bentuk nyata komitmen kami menjaga reputasi dan daya saing sekolah secara berkelanjutan,” katanya.
Menurut dia, omitmen tersebut sejalan dengan kerangka ESG (Environment, Social & Governance), di mana aspek Social terkait employee turnover dan temporary worker ratio menjadi indikator kunci dalam menilai stabilitas SDM. Data mencatat, tingkat employee turnover berada di angka rata-rata 42%, sementara temporary worker ratio mencapai 34%.
"Rasio ini menunjukkan pentingnya retensi talenta dan loyalitas tenaga kerja sebagai faktor utama keberlanjutan institusi pendidikan," lanjut dia.
Sekretaris Yayasan Budi Pekerti Luhur sekaligus Head of School Global Sevilla Pulo Mas, Purborini Sulistiyo, menambahkan bahwa mindfulness berperan langsung pada kualitas pengajaran.
“Kami percaya pendidikan berkelanjutan hanya dapat tercapai jika guru dan pengurus sekolah memiliki kesejahteraan yang terjaga. Mindfulness memberi ruang bagi pendidik untuk lebih sadar, penuh empati, dan menciptakan lingkungan belajar positif. Hal ini berdampak pada kualitas pengajaran sekaligus ketahanan sekolah dalam menghadapi dinamika perubahan,” jelasnya.
Global Sevilla School turut menyampaikan apresiasi kepada DH Foundation yang mendukung penyelenggaraan program ini. Dukungan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan wawasan global serta solusi inovatif bagi dunia pendidikan di Indonesia. (Z-10)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved