Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Citra Kasih Citra Garden, Jakarta mengadakan seremonial Topping Off gedung baru yang berlokasi di Citra Garden 5 Blok H5, Kalideres, Jakarta Barat.
Kawasan Citra Garden telah dikenal sebagai kawasan hunian yang nyaman bagi penghuninya, yang terdiri dari Citra Garden 1, 2, 3, 5, 6, 7 dan 8. Kawasan tersebut dilengkapi dengan Sekolah Citra Kasih Citra Garden Jakarta berlokasi di Citra 2 Extension untuk jenjang TK & SD, dan di Citra Garden 5 untuk jenjang SMP dan SMA.
Adapun peruntukan gedung baru tersebut yang berlokasi di Citra Garden 5 Blok H5 adalah untuk memenuhi kebutuhan 14 Ruang kelas SMP dan untuk memenuhi kebutuhan akan fasilitas bersama (SMP & SMA) yang diharapkan dapat memancing kreativitas siswa. Selain itu juga akan ada fasilitas kantin yang luas, modern dan nyaman.
Sekolah Citra Kasih Citra Garden Jakarta didirikan oleh Ciputra dan Haryo Seno pada 2003 dengan dukungan dari Ascension Kindergarten di bawah Anglican Education Board Singapura.
"Pada tahun 2003 kami baru mendirikan Playgroup dan Kindergarten. Pada tahun 2004 barulah didirikan SD. SMP berdiri pada tahun 2006, sedangkan SMA berdiri pada tahun 2009. Sekolah kami banyak memiliki keunggulan dan keunikan. Keunggulan sekolah kami adalah memiliki prestasi Akademik yang bagus," ujar Boedi Tjusila, School General Manager Sekolah Citra Kasih.
Di berbagai kompetisi, banyak siswa-siswi Sekolah Citra Kasih dapat memenangkan medali, baik di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa siswa SMA juga dapat melanjutkan pendidikan di Universitas yang berkualitas, baik di dalam maupun luar negeri, bahkan ada yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah di luar negeri.
Baca juga : Peringatan Hari Disabilitas Internasional, IFG Angkat ‘Power to Inclusion’
Pada tahun ini, terdapat 11 alumni kami yang mendapatkan beasiswa penuh serta sebagian di beberapa universitas bergengsi di dalam maupun luar negeri seperti National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Hong Kong City University, dan banyak lainnya.
"Sebagai Sekolah yang didirikan oleh Ciputra, kami memiliki beberapa keunikan. Keunikan yang pertama adalah Program of Entrepreneurship (POE) yang diajarkan di kelas seminggu sekali dan diasuh oleh guru POE. Dalam sesi ini siswa diminta untuk mencari solusi-solusi kreatif bagi permasalahan - permasalahan yang ada di sekitar kita," kata Boedi.
Keunikan lainnya adalah Positive Learning. yaitu mengadopsi program Positive Education dari Finlandia. Tujuannya agar para siswa dan guru memiliki Wellbeing (Kebahagiaan) yang tinggi di dalam proses belajar mengajar.
Wadah yang disediakan sekolah untuk mengembangkan Well Being siswa adalah dengan mengadakan acara mingguan yang disebut dengan Positive Pals (P-Pals), dimana siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan guru sebagai mentornya. Di kegiatan itu, guru berusaha untuk menjadi sahabat siswa sambil mempelajari karakter-karakter positif yang ada seperti: Forgiveness, Carefulness, Humour, Self - regulation, Appreciation of beauty, Kindness dan sebagainya.
Selain itu, Sekolah Citra Kasih juga memiliki Program Gifted Class untuk Pelajaran Math & Science. Dengan program ini diharapkan agar siswa-siswi yang berbakat dalam Bidang Matematika dan IPA akan terakomodir dengan cara bertemu dengan guru-guru expert di bidangnya seminggu sekali.
"Di tahun ini kami juga akan mengembangkan bukan hanya di ranah akademik, namun juga di ranah talenta dan bakat siswa seperti Culinary, Modern Dance, Digital Arts, Menyanyi & Drama," pungkasnya. (RO/OL-7)
Sektor bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Bangunan berperan besar dalam isu perubahan iklim, dengan kontribusi hampir 40% terhadap emisi karbon global.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
Pemerintah juga akan melakukan audit keuangan pesantren calon penerima bantuan. Menurut Muhaimin, dana segar tidak akan diberikan kepada pesantren yang mampu merenovasi gedung.
Sektor bangunan di Indonesia, saat ini, menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan penggunaan pendingin sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved