Minggu 26 Juni 2022, 10:00 WIB

NTT Dorong Pariwisata Sebagai Motor Pembangunan

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
NTT Dorong Pariwisata Sebagai Motor Pembangunan

MI/John Lewar
Keindahan pemandangan Desa Golo Mori Tanah Naga, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

 

Plt Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) Yonana Lisapali menyampaikan pemerintah daerah NTT terus menonjolkan ragam kebudayan adat dan wisata alam untuk meningkatkan pariwisata daerah.

"Saat ini pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur sedang mendorong pariwisata penggerak motor pembangunan di daerah sekaligus menggaungkan keindahan toleransi," kata Yohanna, Minggu (26/6).

Provinsi NTT memiliki kebudayaan yang sangat beragam tersebar di berbagai wilayah. Kekayaan budaya yang tersedia memiliki keunikan, ciri khas, dan keterkaitan antar daerah di Nusantara yang dipengaruhi oleh tradisi masyarakat adat yang ada.

Keragaman kebudayaan daerah dengan segala cirinya tersebut adalah suatu keunggulan dan kebanggaan bagi masyarakat NTT sehingga pemerintah daerahnya pun secara terus menerus berupaya untuk melestarikan, mengembangkan, mempromosikan kepada generasi muda, masyarakat luas, dan menyebar melewati lintas batas geografis ke berbagai penjuru dunia.

"Kekayaan tak benda yang ada di NTT salah satunya tarian Ja'i dari Kabupaten Ngada yang pada tahun 2021 telah ditetapkan sebagai warisan dunia tak benda oleh Kemendikbud-Ristek," ujarnya.

Selain itu, lanjut Yohanna, ada juga ritual perburuan paus di Lamalera yang mempunyai nilai kebersamaan gotong royong tapi juga tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sehingga tidak boleh sembarangan yang hanya dilakukan sekali setahun dan dipersembahkan kepada seluruh masyarakat di daerah tersebut.

"Ini membuktikan nilai-nilai kebersamaan gotong royong tercermin disitu. Kemudian ketangkasan berkuda yang melemparkan tongkat ke arah lawan main dari Sumba Barat dan masih banyak warisan benda tak benda lainnya," ungkapnya.

Bukti-bukti otentik warisan peradaban di NTT maupun di Nusantara merupakan kebudayaan bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia. Bukti-bukti ini penting untuk pengembangan sejarah dan ilmu pengetahuan kebudayaan serta kehidupan masyarakat.

"Karena itu kita perlu melestarikannya dan mengelola secara tepat melalui upaya-upaya perlindungan, pengamanan, dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan daerah dan nasional serta kemakmuran Rakyat Indonesia," pungkasnya. (OL-12)

Baca Juga

Antara

40,5 Juta Masyarakat Sudah Divaksinasi Booster

👤MGN 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 23:37 WIB
Sebanyak 6.178.179 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Kemudian 8.423.560 petugas...
MI/ Tri Subarkah

Sinar Mas Agribusiness and Food Ajak Masyarakat Garap Kebun Belakang Rumah

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 21:27 WIB
Ia berharap proyek Safe Water Garden (SWG) bisa meningkatkan pendapatan dan kesehatan...
DOK Sinar Mas Land.

Sinar Mas Land Bantu Penyandang Disabilitas, Lansia, Yatim Piatu

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 20:39 WIB
Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan uang tunai, pangan, dan alat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya