Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial melaporkan bahwa kebutuhan layanan psikologi di Indonesia sangat urgent. Pasalnya, banyak masalah sosial yang membutuhkan pelayanan dari para psikolog.
"Tapi pada prinsipnya kebutuhan akan para psikolog ini menjadi sangat urgent karena kalau melihat secara faktual data yang kami peroleh jumlah psikolog itu jauh dari rasio," ungkap Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI terkait RUU Praktik Psikolog, Selasa (25/5).
Dia menjelaskan jumlah psikolog dari ikatan psikolog kurang lebih hanya 11.500. Angka tersebut dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia tentu tidak mencukupi. Bila dikaitkan dengan pasien yang mengalami gangguan jiwa, maka diperkiran rata-rata 1 ; 1.000 atau 1 psikolog untuk 1.000 pasien.
"Jadi kami merasakan dampaknya karena seperti banyak sekali ODGJ diperlakukan dengan tingkat kekerasan sampai pemasungan," imbuhnya.
Baca juga : BPJS-Kes Gerak Cepat Tangani Kasus Penawaran Data di Forum Online
Lebih lanjut, Harry mengingatkan bahwa keterbatasan tersebut menjadi pekerjaan rumah ke depan. Kebutuhan tenaga psikolog yang profesional dan berkualitas menjadi tantangan serius.
Kebutuhan psikolog bukan hanya di level komunitas tapi juga di Kemensos untuk memberi layanan di balai-balai rehabilitas dan panti-panti sosial. Psikolog juga dibutuhkan untuk memberi pendampingan bagi mereka yang mengalami masalah sosia, korban napsa, anak-abak yang mengalami masalah psikologi, disabiltas dan dampak dari terorisme.
"Dampak dari teroris ini pengalaman kami mebuktikan mereka sangat butuh layanan psikolog. Kondisis ini kemudian membuat Kemensos sangat bersemangat membahas RUU Praktik Psikologi," tandasnya. (OL-7)
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Jangan keliru! Pahami perbedaan antara emophilia (mudah jatuh cinta) dan love bombing (taktik manipulasi) agar terhindar dari hubungan toksik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved