Jumat 02 April 2021, 10:00 WIB

BMKG: Gempa Melonguane Dangkal Akibat Subduksi Sangihe-Talaud

Humaniora | Humaniora
BMKG: Gempa Melonguane Dangkal Akibat Subduksi Sangihe-Talaud

ANTARA/AKBAR TADO
Ilustrasi.Suasana bangunan Masjid Agung Suhada yang rubuh akibat gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (31/20 21).

 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa tektonik magnitudo 5,5 yang mengguncang barat laut Melonguene, Sulawesi Utara, adalah gempa dangkal akibat subduksi Sangihe dan Talaud.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Sangihe-Talaud," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi dalam rilis yang dibagikan BMKG Sulut, Kamis (1/4).

Baca juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Angin Kencang di Sejumlah Daerah

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa lindu tersebut memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip).

"Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Tahuna dan Siau II MMI . Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," ujarnya.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Sementara itu, dari pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami dan hingga pukul 17.40 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

BMKG merekomendasikan masyarakat agar tetap tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Hindarilah bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksalah dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," harapnya.

Masyarakat juga diharapkan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Pukul 17.12.28 WIB wilayah Kepulauan Talaud diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,5.

Episenter gempa bumi (update) terletak pada koordinat 3,53 LU dan 126,70 BT atau berlokasi di laut pada jarak 62 kilometer arah Selatan Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 80 kilometer. (Ant/H-3)

Baca Juga

Dok. i3L

Terus Lakukan Inovasi, Dundee dan i3l Kembangkan Kerjasama Double Degree

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:59 WIB
"Mahasiswa nantinya akan diberikan gelar sarjana dari Biomedicine i3L, serta dari University of...
Antara

RI, ASEAN dan Jerman Perkuat Kerja Sama Penanganan Sampah Laut

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:59 WIB
Pencemaran sampah laut menjadi permasalahan lintas batas wilayah. Pun, sampah laut mengganggu ekosistem dan pariwisata yang berdampak pada...
ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Pemda Didorong Terlibat dalam Pengembangan Kemitraan SMK dan Industri

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:42 WIB
Pemda diharapkan memiliki berbagai skema dalam mengembangkan kerja sama industri dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya