Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Ade Mulya Menangi Ajang Asian Television Awards 2021

Suryani Wandari Putri
18/1/2021 05:10
Ade Mulya Menangi Ajang Asian Television Awards 2021
Presenter Metro TV, Ade Mulya(MI/Permana)

RASA syukur dan bahagia dirasakan Ade Mulya saat mendapatkan penghargan bergengsi di ajang Asian Television Awards 2021. Ade sebagai jurnalis sekaligus presenter stasiun televisi Metro TV meraih penghargaan kategori best current affairs presenter melalui program The Nation di Metro TV.

“Ya bersyukur. Ini bonus dari kerja keras. Tahun lalu saya juga dapat nominasi itu, tapi belum sebagai pemenang,” kata Ade kepada Media Indonesia.

Asian Television Awards 2021 ialah penghargaan untuk program dan insan pertelevisian yang berprestasi di wilayah Asia. Kali ini ajang itu ditayangkan secara virtual pada 15-16 Januari 2021 pukul 20.00 waktu Singapura, tapi tak mengurangi kekhidmatannya. Asian Television Awards sudah memasuki penyelenggaraan ke-25.

Ade mengaku tak pernah menyangka dirinya akan mendapatkan penghargaan kategori presenter mengingat penjuriannya makin ketat dan pesaingnya juga memiliki nama besar. Di kategori best current affairs presenter, Ade mewakili Indonesia bersaing dengan Liu Xin (Tiongkok), Anand Narasimhan (India), dan Hu Wan-Ling (Taiwan).

Adapun untuk kategori programnya, Ade tak menyangka program yang ia bawakan disejajarkan dengan program di Discovery Channel, National Geographic Channel, dan sebagainya.

The Nation, cerita Ade, merupakan program usulannya sejak 2017 yang mengangkat dinamika bangsa dari seluruh penjuru negeri, terutama terkait pembangunan. Pemilik hobi traveling yang bergabung dengan Metro TV sejak 2015 ini mengakui usulan The Nation muncul dilatari karena pendidikan dan ketertarikannya pada isu pembangunan seperti permasalahan jalan, listrik, logistik, hingga kebutuhan dasar masyarakat.

Beberapa liputan Ade di berbagai wilayah seperti Wamena, Papua hingga ke Sumba, NTT, membawa cerita inspiratif bagi masyarakat maupun pemerintah agar pembangunan segera direalisasikan.

“Seperti cerita di Sumba yang juga dinobatkan sebagai pemenang KPI Award, kami menunjukkan bagaimana masyarakat di sana susah mendapatkan air. Mereka mengambil air ke dasar jurang terjal yang vertikal, yang ratusan meter ke dalam. Bahkan kalau teriak, suara kita menggema,” kenang Ade.

Ia yakin perjuangan peliputan seperti itu bisa menjadi salah satu faktor penentu kemenangan.


Indonesia maju

Selama tiga tahun membawakan program The Nation, Ade mengakui perkembangan pembagunan di Indonesia sekarang ini sudah sangat maju jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Namun, yang ingin disorot ialah banyaknya stakeholder yang ingin membantu bangsa ini untuk maju, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat dengan ragam kepentingan sendiri. Tak jarang kepentingan tersebut jadiberbenturan.

Dicontohkan, pihak swasta dan LSM yang kerap berseberangan karena satu sisi mengejar profit dan sisi lain mementingkan pelestarian lingkungan. Konflik pun sering muncul.

Selama ini, dalam pandangan Ade, pemerintah selalu mengambil jalan tengah dengan mempertimbangan semua stakeholder yang terlibat pada pembangunan tersebut.

Karena itu, ia pun berharap dengan kemenangan The Nation bisa membawa isu pembangunan lebih sering digaungkan untuk masyarakat. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya