Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pencegahan merupakan langkah paling ampuh dan efisien untuk menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang selama ini terjadi di Tanah Air. Adapun, salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah melalui intensifikasi budi daya tanaman yang memiliki nilai ekonomi di sekitar lahan perkebunan.
Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono mengungkapkan sistem polikultur atau penanaman beberapa jenis tanaman dalam satu lahan dapat menekan risiko terjadinya pembakaran lahan secara disengaja.
"Kalau sudah ada banyak tanaman yang menghasilkan, petani tidak mungkin membakar lahan. Justru mereka akan merawat lahan itu dengan baik," ujar Kasdi melalui keterangan resmi, Kamis (17/12).
Ia mengatakan model tersebut sudah dikaji oleh Badan Litbang Kementan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan sudah diterapkan di beberapa daerah.
“Kami ingin ada tindakan yang sifatnya preventif, mencegah karhutla dengan memberdayakan lahan milik petani untuk dikelola," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa 99% karhutla terjadi karena ulah manusia dengan motif ekonomi. Hampir 80% lahan yang terbakar itu akan langsung beralih menjadi kebun.
Baca juga : Cegah Korupsi di Kemenkes, Menkes Jalin Kerja Sama dengan KPK
Untuk memuluskan strategi polikultur, Kementan telah membentuk Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) di daerah rawan kebakaran dan membentuk Brigade Kebakaran Lahan Perkebunan (Karlabun).
Beberapa KTPA telah diberikan prasarana dan sarana berupa bibit kopi untuk ditanami di lahan mereka.
"Kami juga memberi bantuan traktor roda dua dan empat yang dikelola Brigade Alsintan di kabupaten,” tuturnya.
Kasdi berharap tindakan tersebut juga dapat direplikasi perusahaan-perusahaan sawit swasta nasional yang juga memiliki tanggung jawab besar dalam hal pengelolaan lahan perkebunan.
Menanggapi hal itu, CEO Minamas Plantation Shamsuddin Muhammad mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan pencegahan dengan membangun 34 komunitas Desa Mandiri Cegah Api (DMCA) di sekitar lahan sawit korporasi di enam provinsi.
Komunitas-komunitas tersebut diberikan pemahaman dan pelatihan untuk berbagai kegiatan pertanian dan peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
"Misalnya memberikan pelatihan masyarakat budi daya hidroponik. Kami juga memberi reward bagi masyarakat yang dapat mengurangi kebakaran lahan secara drastis,” kata Shamduddin. (OL-7)
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved